Hagia Sophia

19 September 2022

Endemi Sebentar Lagi, Mungkinkah COVID-19 Akan Dianggap Sebagai Flu Biasa?

detikcom

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa akhir pandemi COVID-19 berada di depan mata. WHO melaporkan telah terjadi penurunan angka kematian yang signifikan akibat COVID-19.

Dengan situasi pandemi yang mulai dianggap semakin ringan, muncul pertanyaan, kapan COVID-19 bisa dianggap seperti flu biasa?

Spesialis penyakit menular dari University of California dr Monica Gandhi menyatakan bahwa sudah semakin banyak orang yang memiliki kekebalan cukup. Ia juga menyatakan dengan gejala Omicron yang ringan, COVID-19 bisa dijalani seperti mendapatkan flu musiman.

"Jadi, kecuali varian yang lebih ganas muncul, ancaman COVID telah berkurang jauh bagi kebanyakan orang, yang berarti bahwa mereka dapat menjalani kehidupan sehari-hari mereka. Dengan cara yang biasa Anda jalani dengan flu musiman endemik," katanya dikutip dari NPR, Senin (19/9/2022).

Sementara itu, Penasehat Medis Gedung Putih AS dr Anthony Fauci menyatakan tidak setuju bahwa COVID-19 sudah bisa dianggap seperti flu. Ia menegaskan COVID-19 masih menjadi persoalan kesehatan yang lebih serius dibanding dengan flu.

"Maaf, saya tidak setuju. Tingkat keparahan (antara COVID dan flu) satu dibandingkan dengan yang lain benar-benar cukup mencolok. Dan potensi untuk membunuh satu dibanding yang lain benar-benar sangat mencolok," ucapnya.

"COVID adalah masalah kesehatan masyarakat yang jauh lebih serius daripada influenza," tambahnya.

Bagaimana dengan situasi di Indonesia?

Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Mochammad Syahril menanggapi kemungkinan prediksi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait akhir pandemi COVID-19 di depan mata. Menurutnya, 'hilal' akhir pandemi tersebut bisa saja tidak terlaksana jika sejumlah strategi tak lagi dilakukan.

Ada enam hal yang menurutnya masih harus digencarkan pemerintah meski situasi COVID-19 tampak melandai. Hal tersebut meliputi vaksinasi, testing dan sequencing, sistem kesehatan, persiapan lonjakan kasus, pencegahan dan pengendalian infeksi COVID-19, hingga informasi penting kepada masyarakat.

"Jadi pengumuman dari Dirjen WHO itu harus diikuti dengan enam hal tersebut. Memang beliau menyebutkan ada loh tanda-tanda atau hilal muncul suatu kepastian," terang dr Syahril dalam konferensi pers Jumat (16/9/2022).

"Tapi bisa jadi waktunya akan panjang atau tidak terjadi jika kita tidak melakukan langkah tersebut. Ingat ini masih pandemi," pungkasnya.




















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Apakah COVID-19 Sudah Bisa Dianggap 'Enteng' Seperti Flu? Begini Kata Pakar"