Hagia Sophia

14 October 2022

Beberapa Tanda Gagal Ginjal yang Tidak Boleh Diabaikan

Foto: Getty Images/iStockphoto/mi-viri

Gagal ginjal merupakan suatu kondisi saat ginjal tidak lagi bekerja sesuai tugasnya, yakni menyaring limbah dalam darah. Bila hal ini terjadi, bisa memicu dampak fatal hingga kematian. Dengan demikian, masyarakat tidak boleh mengabaikan sedikitpun tanda-tanda gagal ginjal.

Penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba disebut gagal ginjal akut. Gangguan ini akan berpotensi ke tahap kronis, bila seseorang sudah mengidapnya selama berbulan-bulan dan tidak mendapatkan pengobatan khusus. Sebab, di tahap ini kemungkinan 90 persen fungsi ginjal menghilang.

Gagal ginjal tentu bukan penyakit yang muncul begitu saja. Di Indonesia, penyebab utama penyakit berbahaya ini adalah diabetes dan hipertensi. Bukan karena pengonsumsian obat-obatannya. Namun, kadar gula dan tekanan darah yang tidak terkontrol dapat meningkatkan progresivitas kedua penyakit tersebut dan timbulah komplikasi, seperti gagal ginjal.

Gagal ginjal digolongkan sebagai End Stage Renal Disease (ESRD) atau penyakit ginjal stadium akhir yang hanya dapat diobati dengan dialisis atau transplantasi. Selain itu, terapi hemodialisis (cuci darah) juga dapat dilakukan sebagai perawatan alternatifnya.

Namun, beberapa pengidapnya menolak tindakan tersebut dan memilih untuk meminum obat serta menerapkan gaya hidup sehat dengan pantauan ketat dari dokter. Perlu diingat, putusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan oleh ahli medis terkait tingkat keparahan kondisi pasien.

Tanda-tanda Gagal Ginjal

Dikutip dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease, berikut ini adalah tanda-tanda gagal ginjal yang cenderung dialami oleh pengidapnya:
  • Pembengkakan di kaki, terutama pada bagian pergelangan.
  • Sakit kepala
  • Kulit sering terasa gatal
  • Mudah lelah di siang hari
  • Sulit tidur
  • Sakit perut
  • Kehilangan indera perasa
  • Nafsu makan dan berat badan turun
  • Jumlah urine lebih sedikit dari biasanya
  • Kram otot
  • Sendi terasa sakit, kaku, atau bahkan terjadi penumpukan cairan
  • Penurunan kinerja otak, seperti sulit fokus atau sering lupa.
Tanda-tanda gagal ginjal bukanlah kondisi yang bisa diagnosis sendiri oleh orang awam. Peran dokter spesialis sangat penting guna memastikan penyebab dan tatalaksananya.

Sebagai upaya pencegahan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) selalu mensosialisasikan perilaku "CERDIK". Artinya, cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin berolahraga, terapkan diet sehat, istirahat yang cukup, dan kelola stres dengan baik.






















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "12 Tanda-tanda Gagal Ginjal, Berisiko Kematian Bila Diabaikan"