Hagia Sophia

21 December 2022

Beberapa Tanda Sakit Ginjal, Diantaranya Sering Merasa Lelah

Tanda-tanda sakit ginjal (Foto: Getty Images/iStockphoto/pepifoto)

Mendeteksi penyakit ginjal mungkin akan terasa sulit karena gejalanya acapkali tidak spesifik dan muncul secara perlahan. Akibatnya, kebanyakan dari pengidapnya tidak sadar sedang mengembangkan penyakit serius. Jadi mulai dari sekarang, sadarilah tanda-tanda sakit ginjal agar dapat ditangani sejak dini.

Penyakit ginjal adalah salah satu masalah kesehatan yang riskan dan mengancam jiwa bila tidak ditangani sesegera mungkin. Sebab, ginjal sendiri bertugas sebagai organ vital penyaring racun dan mengatur keseimbangan mineral dalam tubuh. Tanpa fungsinya tersebut, manusia akan mudah sakit karena metabolisme jadi terganggu.

Ada banyak jenis penyakit ginjal yang menghantui masyarakat. Batu ginjal, gagal ginjal, penyakit ginjal kronis, glomerulonefritis, polikistik (kista) ginjal, pun Infeksi Saluran Kemih (ISK) jadi penyakit ginjal yang umum terjadi.

Semua jenis tersebut bisa jadi berasal dari faktor risiko yang sama, yakni hipertensi, diabetes, kelompok usia di atas 60 tahun, ataupun riwayat genetik gangguan ginjal.

Oleh karena itu, para dokter menyarankan skrining setidaknya setahun sekali guna mengetahui bukti penyakit ginjal dan melihat perkiraan laju filtrasi glomerulus (eGFR), apalagi jika orang tersebut punya faktor risikonya.

Tanda-tanda Sakit Ginjal

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, penyakit ginjal menjadi penyebab kematian ke-10 di Indonesia dengan jumlah kematian lebih dari 42 ribu pertahun. Jadi sebagai langkah antisipasi, simak tanda-tanda sakit ginjal berikut ini:

1. Perubahan Buang Air Kecil
Ginjal yang sehat membantu menyaring kotoran keluar melalui urine. Ketika fungsinya itu tidak berjalan dengan baik, masalah buang air kecil dapat terjadi, seperti perlu buang air kecil lebih sering atau volume urine berkurang.

2. Warna Urine Tak Lazim
Tanda-tanda urine normal umumnya tampak kuning pucat hingga kuning tua dengan konsistensi yang cair. Bila urine yang keluar ternyata berwarna merah atau coklat, itu tandanya ginjal sedang bermasalah sehingga sel-sel darah merembes ke urine. Dalam beberapa kasus, darah yang 'bocor' tidak bisa terlihat dengan mata telanjang dan harus dianalisis di laboratorium medis.

3. Urine Berbusa
Busa yang dalam urine menunjukkan adanya kadar protein berlebih dalam tubuh yang disebut albumin. Buih ini akan terlihat seperti kocokan putih telur karena mengandung senyawa yang sama.

4. Mudah Lelah
Penurunan fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan racun dalam darah yang menyebabkan tubuh gampang lesu dan sulit fokus. Kondisi tersebut pun dikaitkan dengan dampak dari anemia karena ginjal tak mampu mengontrol sel darah merah secara optimal.

5. Masalah Kulit
Kulit kering dan gatal merupakan salah tanda bahwa seseorang memiliki ketidakseimbangan mineral dan nutrisi dalam darah akibat penyakit ginjal. Gatal sering disebabkan oleh kadar fosfor dalam darah yang tinggi.

6. Sesak Napas
Pada penyakit ginjal, sesak napas kemungkinan disebabkan oleh dua hal, yakni penumpukan cairan di paru-paru dan anemia. Sebab, anemia menyebabkan oksigen tidak teraliri dengan optimal ke seluruh tubuh.

7. Pembengkakan
Limbah yang tidak dikeluarkan dengan sempurna melalui urine akan menyebabkan penumpukan di bagian tubuh tertentu, seperti kaki, tangan, dan wajah. Tentunya hal ini sangat mengganggu aktivitas pengidapnya. Bahkan, tak jarang seseorang mengeluhkan kesulitan berjalan.

8. Sakit Punggung
Masalah ginjal juga memberikan efek nyeri otot di sekitar kedua sisi punggung bawah atau pinggang. Hal ini kian menyakitkan ketika seseorang bergerak terlalu aktif.

9. Penurunan Berat Badan
Penumpukan racun akibat gangguan fungsi ginjal bisa menyebabkan nafsu makan berkurang atau merasa cepat kenyang. Bila ini dibiarkan, pastinya berdampak pada penurunan berat badan secara drastis.

10. Hipertensi
Timbunan mineral dan natrium dalam tubuh mengakibatkan tekanan darah tinggi. Di sisi lain, orang yang memiliki hipertensi sebelumnya akan meningkatkan risiko kerusakan pembuluh darah di ginjal dan memperburuk penyakit ginjal dari waktu ke waktu.

11. Perubahan Kadar Elektrolit
Fungsi ginjal yang terganggu dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, seperti kadar kalsium rendah, jumlah vitamin D tidak normal, dan fosfor yang tinggi. Bila itu terjadi, pengidapnya bisa merasakan kram otot.

Perlu diingat, tanda-tanda sakit ginjal tersebut mungkin saja disebabkan oleh kondisi lain. Jadi untuk memastikannya, segera periksakan kesehatan ke dokter.

Meski sulit disembuhkan, gaya hidup sehat dan menghindari zat adiktif berbahaya bisa membantu progresivitas perawatan. Pun lebih efektif jika masyarakat banyak meminum air putih dan mengonsumsi makanan 'ramah' ginjal.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "11 Tanda-tanda Sakit Ginjal, Salah Satunya Sering Merasa Lelah"