Hagia Sophia

28 December 2022

Data Bocor, Warga China yang Terinfeksi COVID-19 pada Desember 2022 Sebanyak 250 Juta?

Situasi COVID-19 di China (Foto: Noel Celis/AFP/Getty Images)

COVID-19 China belakangan kembali 'menggila'. Sebuah data internal bocor ke publik, estimasi total kasus Corona secara keseluruhan sepanjang Desember mencapai nyaris 250 juta.

Data ini dilaporkan Bloomberg News dan Financial Times pada Jumat. Jika benar, perkiraan tersebut menandakan 18 persen dari 1,4 miliar penduduk China sudah terpapar COVID-19.

Perhitungan data tersebut dibahas dalam pertemuan internal Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) pada Rabu, menurut kedua media itu. Di antara perkiraan yang dikutip dalam kedua laporan tersebut, terdapat perhitungan lain yang menandakan bisa jadi 37 juta orang warga China terinfeksi COVID-19 setiap harinya.

Data ini sangat kontras dengan jumlah resmi harian COVID-19 di tiga hingga empat ribu kasus. Angka tersebut juga sangat kontras dengan data publik NHC, yang melaporkan hanya 62.592 kasus COVID-19 bergejala dalam dua puluh hari pertama bulan Desember.

Lonjakan kasus COVID-19 diyakini akibat antibodi sebagian besar populasi masyarakat sudah menurun di tengah vaksinasi rendah. Karenanya, tsunami COVID-19 diprediksi bertahan hingga beberapa bulan ke depan.

Presiden China Xi Jinping akhirnya buka suara mengenai kondisi pandemi COVID-19 di negaranya usai pencabutan aturan 'zero-COVID' dan lockdown dalam beberapa minggu terakhir.

"Saat ini, pencegahan dan pengendalian COVID-19 di China menghadapi situasi baru dan tugas baru," kata Xi dalam sebuah arahan, disiarkan media CCTV, dikutip dari CNA, Selasa (27/12/2022).

"Perkuat garis pertahanan komunitas untuk pencegahan dan pengendalian epidemi, dan lindungi kehidupan, keselamatan, dan kesehatan masyarakat secara efektif," ujarnya lagi.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Data Internal China Ungkap 250 Juta Warga Positif COVD-19 Sepanjang Desember"