Hagia Sophia

28 December 2022

Dirawat di RS Sejak Maret 2020, Ini Pasien COVID-19 Terlama

Ilustrasi pasien COVID-19 yang dirawat inap. (Foto: iStock)

Steve Lavinier (59) merupakan pasien rawat inap COVID-19 terlama di Inggris. Steve menghabiskan tiga Natal berturut-turut di rumah sakit.

Steve dan saudara kembarnya Bobby merupakan DJ populer di London, Inggris. Keduanya terinfeksi virus COVID-19 usai tampil di Madrid, Spanyol pada Maret 2020.

Ketika dirawat, Bobby melepas ventilator setelah tujuh hari dan membutuhkan waktu dua bulan untuk sepenuhnya pulih. Sementara Steve, kondisinya memburuk.

Steve mengalami kegagalan banyak organ dan radang otak. Ia juga tidak bisa berjalan dan makan menggunakan selang untuk makan.

Steve ternyata menderita gangguan neurologis langka yang disebut leukoensefalitis hemoragik akut (AHLE). Bobby mengklaim bahwa orang yang menderita penyakit ini tidak bisa bertahan lebih dari seminggu.

Namun, Steve berhasil hidup hingga tiga tahun lamanya. Bobby mengharapkan 'keajaiban' dan juga berharap agar saudara kembarnya tersebut kembali ke rumah tahun ini.

"Jiwanya masih di sini, saya tahu dia masih bisa mendengar kami dan kami melakukan yang terbaik untuk membawanya pulang," kata Bobby dikutip dari Daily Mail.

"Dalam tiga minggu terakhir istrinya melihatnya menggerakkan jari kakinya - hal-hal kecil seperti itu menunjukkan dia bisa merespon," lanjutnya.

Bobby mengatakan 'cinta dan dukungan' dan keluarga telah menerima selama perawatan Steve telah membuat Steve tetap bertahan. Saat ini, Bobby aktif di Yayasan Bobby and Steve yang berfokus untuk mendukung orang-orang dengan penyakit neurologis.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Cerita Pasien COVID Terlama, Dirawat di RS Sejak Maret 2020"