Hagia Sophia

20 December 2022

Penyebab Kanker Pankreas yang Jarang Disadari

Ilustrasi sakit perut akibat kanker pankreas. Penyebab kanker pankreas (Foto: shutterstock)

Penyebab kanker pankreas tidak bisa diketahui secara spesifik, namun beberapa gaya hidup tak sehat dan riwayat genetik bisa meningkatkan risiko penyakit ini terjadi pada seseorang. Jika tidak diwaspadai, kondisinya bisa berlangsung begitu saja tanpa disadari.

Pankreas merupakan organ tubuh penghasil hormon yang membantu mengatur gula darah dan enzim pencernaan yang letaknya berada di belakang lambung.

Kanker pankreas terjadi ketika mutasi sel tumbuh tidak terkendali dan membentuk tumor ganas. Lambat laun, kondisinya bisa menyebar ke seluruh tubuh sehingga membahayakan nyawa.

Kanker pankreas tergolong penyakit mematikan. Globocan 2020 mencatat kematian kanker pankreas di Indonesia setidaknya ada 5.690 jiwa.

Meskipun mematikan, gejalanya acapkali tidak terdeteksi sehingga pengidapnya datang ke dokter sudah dalam kondisi yang parah. Namun sebagai pendeteksian dini, masyarakat bisa mewaspadai tanda-tandanya berikut ini:
  • Sakit kuning
  • Urine berwarna gelap
  • Kulit gatal
  • Mual dan muntah
  • Kerap sakit perut
Kondisi tersebut tentunya didasari oleh suatu hal. Nah untuk mengetahui akar permasalahannya, simak penyebab kanker pankreas berikut ini.

Penyebab Kanker Pankreas

Hingga kini, penyebab kanker pankreas belum bisa diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor risiko bisa memicu perkembangan tumor ganas di pankreas. Dikutip dari American Cancer Society, hal ini meliputi:

1. Penggunaan Rokok
Risiko terkena kanker pankreas sekitar dua kali lebih tinggi dialami perokok. Menurut laporan, sekitar 25 persen kasus kanker pankreas diduga disebabkan oleh rokok.

Tak hanya rokok, barang apa pun yang dikaitkan dengan tembakau juga berisiko memicu kanker pankreas. Namun, risiko kanker pankreas mulai menurun begitu seseorang berhenti merokok.

2. Riwayat Genetik
Terkadang, diagnosis kanker bisa bersumber dari turunan genetik orang tua. Dikutip dari Cancer Research UK, beberapa penyakit turunan lainnya pun punya risiko tinggi mengalami kanker pankreas, antara lain:
  • Pankreatitis familial
  • Kanker payudara dan ovarium herediter
  • Sindrom Peutz-Jeghers
  • Sindrom melanoma multiple atipikal familial
  • Sindrom Lynch atau kanker kolorektal non-poliposis herediter
Perlu digarisbawahi, sebagian besar kasus kanker pankreas bersifat sporadis yang berarti tidak diturunkan dalam keluarga. Risiko genetik hanya ditemukan 5-10 dari 100 orang. Tetap saja orang dengan gaya hidup tidak sehat dan pecandu rokok punya tingkatan risiko yang lebih tinggi.

3. Kelebihan Berat Badan
Kelebihan berat badan (obesitas) merupakan faktor risiko kanker pankreas. Orang yang mempunyai indeks massa tubuh di atas 30 sekitar 20 persen lebih mungkin untuk mengembangkan kanker pankreas. Peningkatan berat badan saat dewasa juga dapat meningkatkan risiko yang lebih tinggi.

4. Diabetes
Kanker pankreas lebih sering terjadi pada pengidap diabetes tipe 2. Hingga kini, kasus diabetes kian mengalami kenaikan, terutama pada anak-anak dan remaja karena obesitas.

5. Pertambahan Usia
Risiko terkena kanker pankreas meningkat seiring bertambahnya usia. Rata-rata, pasien kanker pankreas didiagnosis ketika berumur 70 tahun.

6. Radang Pankreas
Peradangan pankreas jangka panjang disebut pankreatitis kronis. Masalah kesehatan ini paling sering disebabkan oleh pengonsumsian alkohol. Orang dengan pankreatitis bawaan (familial) memiliki risiko kanker pankreas yang tinggi selama hidupnya.

7. Alkohol
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, alkohol memiliki efek buruk yang luar biasa bagi tubuh. Hasil penelitian menunjukkan orang yang meminum dua gelas besar anggur atau dua liter bir punya risiko kanker pankreas yang sangat tinggi.

8. Sindrom Metabolik
Wanita dengan sindrom metabolik punya peningkatan risiko kanker pankreas dibandingkan populasi umum. Gejalanya meliputi:
  • Memiliki berat ekstra di sekitar pinggang
  • Kadar gula darah tinggi
  • Tekanan darah tinggi
  • Peningkatan kadar lemak dalam darah
9. Daging Merah
Daging merah juga berperan dalam faktor risiko kanker pankreas, terutama jika daging tersebut dikonsumsi dengan tingkat kematangan yang tidak sempurna.

10. Infeksi Pencernaan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa infeksi lambung karena Helicobacter pylori (H. pylori) atau infeksi Hepatitis B dapat meningkatkan risiko kanker pankreas.

Untuk mendapatkan diagnosis terkait penyebab kanker pankreas, dokter biasanya akan melaksanakan beberapa pemeriksaan terlebih dahulu. Pemeriksaan tersebut berupa tes darah, biopsy, analisis riwayat kesehatan dan fisik, serta foto rontgen.

Pun akan lebih baik jika masyarakat mengambil langkah preventif dengan mengenyahkan rokok, mengatur pola makan sehat dan seimbang, serta rutin berolahraga.






















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "10 Penyebab Kanker Pankreas, Jarang Disadari Berujung Fatal"