Hagia Sophia

02 October 2023

Kisah Kakak Beradik di Cianjur yang Idap Parkinson, Awalnya Demam Tinggi

Foto: Ikbal Selamet/detikJabar

Parkinson adalah penyakit otak gangguan sistem saraf pusat yang mempengaruhi gerakan. Pengidapnya bisa mengalami tremor hebat yang tak bisa dikendalikan.

Kondisi tersebut juga yang dialami keluarga di Cianjur, Jawa Barat. Enam kakak beradik warga kampung Sumedang, Desa Bojongkasih, menjadi perhatian pemerintah setelah mereka didiagnosa mengidap parkinson.

Adalah Yayah (63), Patimah (61), Rupiah (58), Salamah (53), Saepudin (50), dan Omo (48) yang sehari-harinya harus beraktivitas dengan keterbatasan karena parkinson. Bahkan Yayah dan Patimah kini hanya bisa berbaring di tempat tidur.

Omo (48) menceritakan bahwa kakak tertuanya, Yayah, mulai mengalami gejala parkinson di usia 30 tahun. Kemudian beranjak dewasa, satu per satu kakak beradik tersebut juga mengidap kondisi yang sama.

Mereka mengalami gejala awal yang sama, yakni demam tinggi hingga mengalami step.

"Kambuhnya saat dewasa. Semula badan berat, kaku kemudian seluruh anggota tubuh bergetar seperti tremor," kata Omo kepada tim Berbuatbaik detikcom.

Sehari-hari mereka hanya mampu melakukan aktivitas di rumah saja. Itu pun dilakukan dengan saling membantu satu sama lain dengan susah payah, seperti makan, ganti baju, dan pergi ke kamar mandi.

Meskipun begitu, keenam kakak beradik ini tak pernah sekalipun mengutuk keadaan. Semua yang mereka alami dilalui dengan penuh rasa syukur dan kasih sayang antara satu dengan yang lainnya.

"Kami anggap ini sebagai ujian dari Allah SWT. Karena kami yakini segala ujian ada jalannya dan penyakit yang diderita menjadi penggugur dosa. Sekarang sudah lebih menerima, jadi sudah tidak terlalu sedih. Kami saling menguatkan dan membantu satu sama lainnya," ujar Omo.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Awal Mula 6 Kakak Beradik di Cianjur Idap Parkinson, Gejala Awalnya Demam Tinggi"