Hagia Sophia

15 October 2022

Beberapa Tanda Asma yang Bisa Muncul Mendadak

Tanda-tanda asma (Foto: ilustrasi/thinkstock)

Tanda-tanda asma kerap kali muncul di saat yang tidak tepat. Kehadirannya membuat seseorang tidak nyaman sehingga berdampak pada penurunan aktivitas. Sebelum mengenali kondisinya, ketahui dulu penyebab dari asma.

Asma adalah penyakit saluran pernapasan yang umumnya mengakibatkan seseorang kesulitan menghirup oksigen. Hal ini disebabkan oleh penyempitan otot-otot bronkus karena peradangan kronik.

Kondisi ini akan semakin parah bila seseorang memiliki riwayat alergi atau sensitif dengan partikel debu, polusi, bulu pada hewan peliharaan, dan serbuk bunga. Di sisi lain, perubahan hormonal wanita juga bisa meningkatkan keparahan asma.

Hingga kini, asma menjadi masalah kesehatan terbesar di beberapa negara. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menyebut lebih dari satu juta orang mengidap asma. Terlebih, prevalensi asma secara nasional meningkat 0.5 persen dari 2007-2018.

Ahli medis menggolongkan asma sebagai Penyakit Tidak Menular (PTM), namun mereka belum memastikan apa penyebab dari penyakit ini. Di sisi lain, mereka percaya bahwa beberapa kondisi bisa memicu asma, seperti riwayat Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) tertentu selama masa anak-anak, kecenderungan untuk mengembangkan alergi (atopi), orang tua yang memiliki asma, dan merokok.

Tanda-tanda Asma

Tanda-tanda asma tidak bisa diukur dari timbulnya satu gejala saja. Dikutip dari Asthma Australia, masyarakat harus segera ke dokter bila kondisi-kondisi muncul:

1. Batuk

Batuk adalah penyakit umum yang menyerang banyak orang, terutama saat flu. Namun, batuk terus-menerus dan semakin parah di malam hari berpotensi memicu asma.

2. Mengi

Mengi adalah suara khas bernada tinggi ketika manusia bernapas. Kondisi ini bisa muncul saat seseorang mengerjakan aktivitias fisik yang berat. Namun, biasanya hal ini disebabkan oleh penyempitan saluran udara, seperti asma.

3. Sesak Napas

Sesak napas merupakan tanda umum dari asma. Ia sering muncul secara tiba-tiba tanpa ada kondisi lain, seperti mengi dan batuk.

Selain asma, sesak napas juga mengindikasikan keadaan lain, seperti GERD (gastroesophageal reflux disease), stres, mudah marah, kegelisahan, dan kelelahan. Bila tidak segera ditangani, ia berisiko memicu serangan jantung bahkan kematian.

4. Nyeri Dada

Nyeri dada membuat otot-otot dan jaringan di sekitarnya menyempit sehingga oksigen sulit untuk masuk. Hal ini membuat dada terasa kencang dan sakit. Meskipun demikian, nyeri dada juga bisa mengindikasikan sebagai gejala dari penyakit jantung.

Gabungan tanda-tanda asma kian tajam bila tidak segera ditangani dalam beberapa waktu. Segeralah pergi ke layanan darurat untuk mendapatkan penanganan pertama. Untuk sesak napas berulang, biasanya dokter akan meresepkan inhaler untuk meredakan kondisinya.





















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Waspadai 4 Tanda-tanda Asma yang Muncul Mendadak"