Hagia Sophia

04 December 2022

Beberapa Penyakit yang Membayangi Piala Dunia 2022 di Qatar

Pengunjung Piala Dunia Qatar 2022 diminta mewaspadai flu unta (Foto: REUTERS/SUHAIB SALEM)

Gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar dibayangi kekhawatiran akan risiko penularan penyakit. Pakar meminta para pengunjung mewaspadai flu unta. Waduh!

Flu unta merupakan satu dari delapan ancaman penyakit yang dapat menyerang penonton Piala Dunia 2022 di Qatar. Risiko tersebut kian meningkat mengingat dunia masih dilanda pandemi COVID-19.

Middle East Respiratory Syndrome (MERS) atau dikenal sebagai flu unta sebenarnya masih dalam satu keluarga yang sama dengan COVID-19. Namun, diketahui infeksi virus ini jauh lebih mematikan dan membunuh hingga sepertiga dari orang yang terinfeksi.

Selain virus keluarga COVID-19, penyakit menular lain yang paling berisiko adalah cacat monyet atau Mpox. Hal ini telah diteliti lebih lanjut oleh pakar epidemiologi dari WHO Collaborating Centre for Travellers and Health, Profesor Patricia Schlagenhauf, dan timnya dalam jurnal New Microbes and New Infections yang berjudul "Piala Dunia tak terhindarkan menimbulkan risiko penyakit menular".

Sekitar 1,2 juta penonton Piala Dunia akan pergi ke Qatar dan diperkirakan 5.000 di antaranya berasal dari Inggris serta Wales. Oleh sebab itu, para pakar mengkhawatirkan penyakit menular tersebut dapat menyebar ke negara lain.

Sebelumnya, Inggris mencatat lima kasus MERS dengan laporan terakhir terjadi pada Agustus 2018 ketika seorang wisatawan kembali dari Timur Tengah. Untuk itu, para pelancong tidak disarankan menyentuh mamalia berpunuk satu tersebut. Juga masyarakat harus menghindari pengonsumsian air susu dan asupan daging unta yang belum matang.

8 Penyakit yang Membayangi Piala Dunia 2022 Qatar

Para penonton Piala Dunia 2022 di Qatar wajib menjaga kesehatan tubuh dan menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyakit yang dikhawatirkan oleh peneliti WHO. Berikut daftarnya:
  1. COVID-19
  2. Monkeypox (Mpox).
  3. MERS
  4. Penyakit vektor yang disebabkan oleh infeksi patogen serangga, seperti leishmaniasis kulit, demam berdarah, malaria, dan rabies
  5. Campak
  6. Hepatitis A
  7. Hepatitis B
  8. Diare
Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dikenal juga sebagai flu unta. Sempat mewabah beberapa waktu silam, namun persebarannya dapat dikendalikan sehingga tidak menjadi pandemi yang berkepanjangan seperti COVID-19.

Unta diyakini sebagai inang alami virus penyebab MERS yakni MERS-CoV, namun tidak menutup kemungkinan penularan dapat terjadi antar manusia. Kondisinya bermula dari demam dan batuk layaknya gejala flu. Jika virus semakin kuat, gejalanya dapat berkembang menjadi pneumonia, sesak napas, diare, dan muntah.

Dengan demikian, siapa pun yang merasa tidak sehat setelah balik dari Timur Tengah segera laporkan keadaannya ke rumah sakit terdekat, khususnya penonton Piala Dunia 2022.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Flu Unta Termasuk, 8 Penyakit Ini Diwaspadai di Piala Dunia 2022 Qatar"