Hagia Sophia

27 May 2023

Gadis Usia 15 Tahun Ini Tewas Usai Diet Ketat

Seorang gadis 15 tahun di China diet ketat hingga menderita anoreksia. (Foto ilustrasi: Thinkstock)

Seorang gadis berusia 15 tahun di Provinsi Guangdong, China, meninggal dunia setelah melakukan diet ketat. Hal itu membuatnya menderita anoreksia nervosa.

Dikutip dari Global Times, kasus itu terungkap melalui film dokumenter yang diunggah di media sosial. Gadis bernama Xiaoling, bukan nama sebenarnya, itu memiliki tinggi 165 cm dan hanya memiliki berat 24,8 kg, lebih ringan dari berat badan anak TK pada umumnya.

Dia sempat dilarikan ke rumah sakit di Kota Shenzhen pada Maret lalu setelah mengalami malnutrisi, kegagalan pernapasan, gangguan elektrolit, dan ukuran otak yang menyusut. Tetapi, setelah lebih dari 20 hari dirawat di ICU, nyawanya tidak tertolong.

Diketahui, Xiaoling mulai melakukan diet sejak kelas enam SD. Itu dilakukannya karena menyukai teman sekelasnya, yang lebih tertarik dengan gadis yang lebih kurus.

Pada saat itu sebelum diet, Xiaoling memiliki tinggi yang sama dan berat badan 52 kg. Itu menjadi ukuran yang 'standar' dalam pengertian publik.

Namun, karena diet yang terlalu ketat, dia menderita anoreksia nervosa. Itu merupakan kondisi gangguan makan yang memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi.

Orang tuanya membawa Xiaoling ke rumah sakit beberapa kali, tetapi dia menolak keras untuk dirawat. Sampai akhirnya, pengobatannya terlambat untuk menyelamatkan hidupnya.

Berita kematiannya itu mendorong keprihatinan warganet China di Weibo. Mereka mengungkapkan duka cita yang mendalam atas kematian gadis kecil yang seharusnya menikmati masa mudanya.

Sejumlah warganet juga menyerukan pola hidup sehat, dengan tidak merusak diri sendiri sampai kurus dan pucat karena tidak percaya diri dengan ukuran serta bentuk tubuhnya.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Malu dengan Bentuk Tubuhnya, Gadis 15 Tahun di China Tewas Pasca Diet Ketat"