Hagia Sophia

22 May 2023

Gegara Dibantu Petugas Cleaning Service saat Amputasi Kaki, Dokter Ini Dipecat

Foto: thinkstock

Seorang dokter bedah di Jerman dipecat pihak rumah sakit gegara ketahuan meminta bantuan petugas kebersihan saat menjalankan operasi amputasi kaki. Kejadian tersebut terjadi pada 2020. Bagaimana bisa?

Dikutip dari Insider, kasus yang terjadi di sebuah rumah sakit di Mainz, Jerman, ini pertama kali terungkap ketika manajer rumah sakit melihat seorang petugas kebersihan memegang kompres berlumur darah.

Berdasarkan laporan, petugas kebersihan tersebut diketahui turut terlibat dalam operasi tersebut dan diminta dokter bedah untuk memegang kaki pasien, serta memberikan peralatan operasi yang dibutuhkan.

Norbert Pfeiffer, Chief Executive Officer dari rumah sakit tersebut menyatakan bahwa prosedur amputansi tersebut memang biasanya dilakukan oleh satu dokter bedah. Ia juga menekankan bahwa sang dokter bedah seharusnya bisa dengan mudah meminta bantuan dari dokter lainnya bila memang dibutuhkan.

Pfeiffer menambahkan, operasi tersebut berlangsung sekitar pukul 15.30 waktu setempat, waktu di mana banyak terdapat dokter lain yang tersedia untuk membantu.

Menurut pernyataan sang dokter bedah, pasien yang berada dalam pengaruh bius lokal itu menunjukkan reaksi agresif di tengah operasi yang membuat sang dokter membutuhkan bantuan tambahan.

Pasien tersebut diketahui tidak mengalami komplikasi apapun dari operasi yang dijalankannya itu. Namun, pihak rumah sakit tetap menekankan bahwa dokter tak seharusnya meminta bantuan pihak yang tidak berkepentingan, terutama pihak yang tidak memenuhi syarat medis, untuk membantu.

"Ini tak seharusnya terjadi," tegas Pfeiffer, selaku perwakilan dari rumah sakit tersebut.

Pihak rumah sakit juga meyakini bahwa petugas kebersihan itu mengambil 'peran aktif' selama operasi, termasuk menahan kaki pasien dan mengoper peralatan medis kepada sang dokter bedah.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dokter di Jerman Dipecat, Ketahuan Dibantu Petugas Kebersihan saat Amputasi Kaki"