Hagia Sophia

12 July 2023

Beberapa Penyebab Umum BAB Berdarah, Bisa Sembuh?

Foto: Getty Images/iStockphoto/andriano_cz

Apakah detikers pernah mengalami ada darah pada kotoran (tinja) saat buang air besar? Buang air besar berdarah (hematochezia) bisa menjadi pertanda dari gejala penyakit atau kondisi tertentu.

Khawatirnya, beberapa gejala tersebut bisa mengarah kepada kondisi yang lebih serius. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui penyebab buang air besar berdarah, simak selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Umum Buang Air Besar Berdarah

Dilansir Cleveland Clinic, penyebab umum perdarahan dubur atau buang air besar berdarah adalah sebagai berikut:

1. Wasir/Ambeien
Wasir atau ambeien merupakan kondisi di mana ada pembuluh darah yang membengkak di dalam rektum/anus.

2. Fisura Anus
Fisura anus atau fisura ani merupakan robekan pada lapisan saluran anus. Seperti wasir, hal ini sering terjadi setelah mengejan untuk buang air besar.

Baik wasir maupun fisura ani, keduanya berhubungan dengan sembelit, yang dapat menyebabkan nyeri dubur dan pendarahan.

3. Penyakit Radang Usus atau Inflammatory Bowel Disease (IBD)
Penyakit radang usus akan menyebabkan peradangan kronis (berkelanjutan) pada lapisan usus kecil maupun besar. Selain itu, IBD menyebabkan sakit perut kronis, diare, dan jika parah bisa menyebabkan pendarahan.

4. Divertikulitis
Divertikulitis terjadi di usus besar, yang posisinya dekat dengan rektum. Buang air besar berdarah terjadi saat kantong kecil di lapisan dalam usus besar (divertikula) terinfeksi atau meradang.

Penyebab BAB Berdarah Lainnya

Selain penyebab umum, penyebab lain buang air besar berdarah yang mungkin termasuk:

1. Kolitis Menular
Beberapa infeksi bakteri yang menyebabkan kolitis hemoragik, yakni perdarahan dari usus besar. Hal Ini biasanya datang dalam bentuk diare berdarah.

2. Infeksi Menular Seksual (IMS)
IMS umum tertentu bisa menyebabkan peradangan dan pendarahan pada lapisan anus atau dubur.

Dalam hal ini, herpes menyebabkan luka yang bisa mengeluarkan darah dan human papillomavirus (HPV) yang menyebabkan kutil dubur yang mungkin mengeluarkan sedikit darah.

3. Penyakit Tukak Lambung
Tukak lambung terjadi di perut, lebih tepatnya pada bagian atas usus kecil. BAB berdarah bisa terjadi ketika asam lambung mengikis lapisan pelindung, sehingga menciptakan luka terbuka.

Maag juga menyebabkan rasa sakit perut yang membakar/menggerogoti, hingga mungkin berdarah.

Waktu keluarnya pendarahan di saluran GI bagian atas akan lebih lama untuk keluar, sehingga darah mungkin akan berwarna gelap, hitam, serta lembek.

4. Polip Usus Besar dan Kanker Kolorektal
Polip dapat terlihat seperti jamur yang tumbuh di sisi usus yang ketika membesar bisa berdarah. Terkadang, mereka juga bisa berubah menjadi kanker.

Penyedia layanan kesehatan mungkin bisa menyelidiki perdarahan dubur yang tidak dapat dijelaskan dengan kolonoskopi, dalam rangka untuk menyingkirkan kanker usus besar.

Apakah Buang Air Besar Berdarah Bisa Sembuh Sendiri?

Bergantung pada penyebabnya, buang air besar berdarah mungkin bisa sembuh atau berhenti dengan sendirinya. Apabila BAB berdarah berhenti dan tidak kembali lagi, kita mungkin tidak memerlukan perawatan lebih lanjut.

Namun, kita juga harus selalu mengawasi pendarahan dubur atau darah di tinja. Perhatikan apakah hal tersebut terjadi lebih dari sekali, atau jika kamu memiliki gejala lain.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "8 Penyebab Buang Air Besar Berdarah, Apakah Bisa Sembuh Sendiri?"