Hagia Sophia

30 October 2023

Berapakah Tensi Normal Orang Dewasa?

Cek tensi darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

Tensi adalah tekanan darah yaitu dorongan darah ke arah dinding arteri ketika dipompa keluar dari jantung ke seluruh tubuh. Dikutip dari Repository Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) angka tensi terdiri atas sistolik dan diastolik.

Tekanan sistolik adalah tekanan saat jantung berdetak dan memompakan darah ke seluruh tubuh. Sedangkan tekanan diastolik adalah tekanan ketika jantung beristirahat diantara detakan. Tensi normal menandakan pembuluh darah dan organ lain dalam tubuh berngugsi baik.

Berapakah Tensi Normal Berdasarkan Usia?

Kementerian Kesehatan dalam situsnya menjelaskan, tensi normal berada di kisaran 90/60 mmHg-120/80 mmHg. Standar ini berlaku umumnya berlaku di usia produktif. Untuk usia anak dan bayi, ketentuan tensi normal berbeda.

Dikutip dari repository Universitas Muhammadiyah Surabaya, berikut tensi normal berdasaran usia
  • Bayi baru lahir (300 g): 60/40
  • Usia 3 bulan: 85/54
  • Usia 3 tahun: 95/65
  • Usia 6 tahun: 105/65
  • 10-13 tahun: 110/65
  • 14-17 tahun: 120/75
  • Dewasa tengah: 120/80
  • Lansia: 140/90.

Klasifikasi Tensi Darah

Tensi normal adalah salah satu parameter kesehatan. Detikers wajib waspada jika angka tensi normal bergeser menjadi lebih tinggi atau rendah. Dikutip dari Repository Poltekkes Denpasar, berikut klasifikasi tekanan darah:

Hipotensi:
  • Sistolik: < 90 mmHg
  • Diastolik: < 60 mmHg.
Tekanan darah normal:
  • Sistolik: < 120 mmHg
  • Diastolik: < 80 mmHg.
Tekanan darah tinggi:
  • Sistolik: 120-129 mmHg
  • Diastolik: < 80 mmHg.
Hipertensi stage 1:
  • Sistolik: 130-139 mmHg
  • Diastolik: 80-90 mmHg.
Hipertensi stage 2:
  • Sistolik: > 140 mmHg
  • Diastolik: > 90 mmHg.
Hipertensi tingkat darurat:
  • Sistolik: > 180 mmHg
  • Diastolik: > 110 mmHg.
Angka sistolik ditulis di atas sedangkan diastolik di bawah pada keterangan besar tekanan darah.

Faktor yang Berdampak pada Tensi Darah

Dikutip dari artikel berjudul Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perubahan Tekanan Darah Pasien di Puskesmas Malalo Batipuh Selatan dengan Menggunakan Regresi Linier Berganda dalam Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, berikut beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah:

1. Faktor usia
Usia dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tekanan darah. Dikutip dari artikel dengan judul Perubahan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi melalui Therapeutic Gardening di UPT PSLU Magetan dalam Journal Unair, semakin tua usia seseorang maka akan dapat meningkatkan resiko terjadinya hipertensi.

2. Jenis Kelamin
Jenis kelamin memiliki dampak pada tekanan darah. Meski tekanan darah tinggi dapat terjadi pada perempuan maupun pria. Namun, perempuan memiliki resiko peningkatan tekanan darah yang lebih besar.

Dikutip dari artikel Hubungan Jenis Kelamin dengan Intensitas Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Lakbok Kabupaten Ciamis dalam Jurnal Mutiara Medika, jenis kelamin berkaitan dengan terjadinya hipertensi pada wanita ketika mengalami menopause.

3. Stres
Dikutip dari Jurnal FKM UI, stres berkaitan dengan penyakit hipertensi. Stres dapat menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah dan peningkatan detak jantung dalam meningkatkan tekanan darah. Namun, hal tersebut hanya berlaku sementara. Jika reaksi stres hilang, maka tekanan darah menjadi normal.

4. Obesitas
Obesitas merupakan salah satu faktor resiko terjadinya tekanan darah yang tinggi. Semakin banyak lemak di dalam tubuh, maka cenderung dapat meningkatkan tekanan darah. Kamu dapat mengatur berat badan dengan cara diet sehat dan olahraga yang cukup.

5. Pola makan yang tidak sehat
Pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan yang banyak mengandung garam, lemak jenuh, dan gula dapat meningkatkan dampak negatif pada tekanan darah. Pola makan yang tidak sehat dapat menyebabkan penumpukan lemak di arteri dan meningkatkan tekanan darah.

6. Kurangnya aktivitas fisik
Kurangnya aktivitas fisik atau olahraga adalah faktor yang dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi. Kurang berolahraga dapat meningkatkan berat badan, berkurangnya elastisitas arteri, dan meningkatnya tekanan darah.

7. Mengonsumsi alkohol, kafein, dan rokok
Alkohol dalam jumlah yang berlebih, kafein yang berlebihan, dan merokok dapat mengganggu keseimbangan tekanan darah. Mengurangi atau menghindari hal ini dapat membantumu untuk menjaga tekanan darah agar tetap normal.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Daftar Tensi Normal Berdasarkan Usia, Dewasa Tengah 120/80 mmHg"