Hagia Sophia

10 December 2023

Dokter: Tanda-tanda Serangan Jantung Akan Muncul

Ilustrasi. Foto: shutterstock

Nyeri atau tekanan pada dada, keringat dingin, dan lemas yang hebat adalah tanda-tanda serangan jantung yang umum diketahui. Namun, terdapat gejala-gejala 'halus' yang seringkali terlewatkan lantaran tertukar dengan lenyakitnlain.

Ketika memikirkan gejala serangan jantung, mungkin kita membayangkan sensasi yang menyiksa dan menyesakkan dada.

Padahal, sejumlah kasus serangan jantung datang diam-diam, atau disebut sebagai 'silent heart attack'. Pada kondisi ini, serangan jantung terjadi dengan gejala yang relatif ringan, bahkan bisa tidak memunculkan gejala sama sekali.

Oleh sebab itu, penting untuk mengidentifikasi kemungkinan gejala halus serangan jantung sesegera mungkin. Pasalnya, semakin cepat pasien mendapatkan perawatan, semakin besar kemungkinannya untuk bertahan hidup tanpa kerusakan permanen pada otot jantung.

Dikutip dari The Healthy, berikut adalah gejala-gejala halus serangan jantung yang harus diwaspadai menurut pakar kesehatan jantung.

1. Merasa ada yang 'tidak beres'
Ketika tubuh gelisah disertai perasaan ada yang tidak beres, perhatikan apa yang mungkin ingin disampaikan oleh tubuh.

"Pasien serangan jantung mengatakan kepada saya bahwa mereka merasa ada sesuatu yang tidak beres," ungkap Dr Stacey E Rosen, seorang ahli jantung di New York.

"Dengarkan suara kecil itu. Jika ada sesuatu yang terasa tidak beres, lebih baik Anda lebih berhati-hati dan menghubungi dokter," sambungnya.

Selain itu, Dr Rosen berkata bahwa beberapa pasiennya melaporkan merasa kurang fokus secara mental tepat sebelum serangan janutng.

2. Merasa seperti dipeluk dengan erat
Nyeri dada akibat serangan jantung seringkali digambarkan secara klasik sebagai nyeri yang tajam, menusuk, atau bahkan tumpul. Namun, terkadang serangan jantung dapat terasa lebih seperti tekanan dan rasa berat di dada, atau seperti dihimpit dengan kuat, kata Dr Jim Liu, seorang ahli jantung dan asisten profesor Kedokteran Kardiovaskular di The Ohio State University Wexner Medical Center.

3. Kelelahan
Dr Rosen mengamati bahwa kelelahan adalah salah satu tanda serangan jantung yang paling umum ditemuinya, terutapa pada pasien wanita.

"Selama 25 tahun saya berpraktik, orang-orang yang berada di ambang serangan jantung melaporkan bahwa mereka merasa lelah dan tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya," katanya.

Saat serangan jantung terjadi, aliran darah ke jantung berkurang. Hal ini memberikan tekanan ekstra pada otot, yang merupakan alasan mengapa rasa lelah dapat terjadi.

4. Nyeri di punggung, lengan, atau dada
Nyeri yang terasa di punggung, dada, atau salah satu lengan sering kali merupakan tanda serangan jantung yang tidak kentara.

Dr Rosen menjelaskan, banyak orang mengabaikan gejala satu ini lantaran rasa nyeri seringkali tidak disertai dengan rasa berat di dada. Walhasil, pasien pun tidak mencurigai kondisinya sebagai tanda serangan jantung.

Rasa sakitnya mungkin terasa seperti otot yang tertarik, sakit, atau pegal, seperti ketika tidur dengan posisi yang salah.

Rasa sakit ini juga dapat datang dan pergi atau tetap konstan. Temuilah dokter jika rasa sakitnya adalah sesuatu yang baru dan tidak kunjung sembuh, meskipun itu adalah bagian tubuh yang biasanya tidak berhubungan dengan jantung, katanya.

5. Rasa sakit saat berolahraga
Gejala serangan jantung yang sering diabaikan adalah rasa sakit di sekitar dada, lengan, bahu, atau punggung yang hanya muncul saat berolahraga, kata Dr Liu.

Jika seseorang mengalami penyumbatan parsial pada arteri koroner, hal itu dapat membatasi aliran darah ke jantung sehingga menyebabkan rasa lemas dan nyeri, terang Dr Liu.

Rasa sakit dapat berhenti ketika seseorang behenti berolahraga atau dapat berlanjut bahkan ketika beristirahat. Keduanya dapat menjadi tanda penyakit jantung yang mengkhawatirkan di mana yang pertama mungkin menunjukkan bahwa serangan jantung telah terjadi, sementara yang kedua mungkin berarti serangan jantung akan segera terjadi.

6. Sesak napas yang tidak biasa
Jika menaiki tangga biasanya bukan suatu masalah, tetapi tiba-tiba merasa terengah-engah saat melakukannya, sebaiknya waspadai risiko serangan jantung.

"Para wanita khususnya mengatakan kepada saya bahwa mereka merasa lelah atau terengah-engah saat menaiki tangga atau membawa barang belanjaan padahal biasanya tidak," kata Dr Rosen.

7. Insomnia atau terbangun dengan sesak napas
Jika seseorang terbangun di tengah malam dalam keadaan terengah-engah atau merasa sesak napas setelah bangun tidur, hal ini juga merupakan tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres, kata Dr Annapoorna Kini, seorang ahli jantung dan profesor kedokteran di Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York.

Aliran darah yang tersumbat ke jantung dapat memengaruhi pernapasan karena jantung memainkan peran penting dalam mengangkut oksigen ke tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida dari tubuh.

8. Nyeri ulu hati atau bersendawa
Jika mengalami kambuhnya nyeri ulu hati sesekali setelah makan siang yang berat, hal ini mungkin tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, Dr Liu menyarankan untuk segera menemui dokter jika nyeri ulu hati ini terjadi di luar kebiasaan atau bahkan tidak pernah mengganggu sebelumnya.

Angina, nyeri dada yang mirip nyeri ulu hati, disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke jantung yang dapat menandakan serangan jantung.

9. Sakit perut
Gejala serangan jantung terkadang dapat meniru masalah perut seperti mual, muntah, atau gangguan pencernaan secara keseluruhan, terutama pada wanita, kata Dr Rosen.

"Jika Anda merasa tidak enak badan, selalu hubungi dokter Anda. Bisa jadi taco yang Anda makan pada jam 10 malam, tapi bisa juga serangan jantung," katanya.

10. Ketidaknyamanan pada tenggorokan, leher, atau rahang
Dr Kini menjelaskan, Ketidaknyamanan yang tidak dapat dijelaskan pada leher atau rahang atau rasa sesak di tenggorokan dapat mengindikasikan serangan jantung. Ia menambahkan bahwa itu adalah tanda-tanda seseorang harus segera menghubungi dokter.

11. Berkeringat tanpa alasan
Keringat panas, keringat dingin, dan keringat malam mungkin dianggap sebagai masalah hormon atau penuaan, tetapi keringat yang berlebihan dapat mengindikasikan masalah kesehatan yang serius.

Dr.m Liu mengatakan bahwa gejala ini, terutama jika berkeringat bahkan saat tidak berolahraga atau tidak aktif secara fisik, dapat menjadi gejala halus serangan jantung. Sebagai contoh, seseorang mungkin terbangun dalam keadaan basah kuyup.

12. Vertigo atau pingsan
Jika ruangan terasa berputar dan merasa pusing, pening, atau bahkan pingsan adalah tanda kemungkinan serangan jantung. Seseorang mungkin juga merasa panas dan mual bersamaan dengan vertigo.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dokter Ungkap 12 Tanda Serangan Jantung Bakal Tiba, Salah Satunya Nyeri Punggung"