Hagia Sophia

10 December 2023

RS di Gaza Dipenuhi Pasien, Banyak Korban Luka Hingga Meninggal

Rumah Sakit Al-Ahli. (Foto: REUTERS/Mohammed Al-Masri)

Keterisian Rumah Sakit Al-Ahli di bagian utara Kota Gaza sudah melebihi ambang batasnya. Ini terjadi karena banyak korban terluka yang dipindahkan dari fasilitas lain ke rumah sakit tersebut.

Kementerian Kesehatan di Gaza meminta dukungan dan perlindungan internasional terhadap kondisi tersebut.

Juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza, Dr Ashraf al-Qudra, mengatakan para pasien mengalami pendarahan parah. Kondisi itu terus terjadi hingga mereka meninggal dunia.

"Kami melakukan segala upaya untuk mengoperasikan sebanyak mungkin kompleks medis untuk menerima korban luka," tulisnya dalam postingan X, dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (7/12/2023).

"Staf medis menghadapi tantangan besar dan memerlukan dukungan serta perlindungan dari organisasi internasional," tambahnya.

Tak hanya di Al-Ahli, di rumah sakit yang ada di Khan Younis juga penuh dengan korban luka-luka akibat serangan Israel. Pihak medis setempat menuturkan bahwa gelombang pasien baru datang terus menerus-menerus sehingga kapasitas mencapai titik puncaknya.

Pihak rumah sakit memberikan perawatan bedah kepada pasien yang mengalami trauma dan luka bakar.

"Rumah sakit telah menerima pasien yang terluka parah hampir setiap jamnya," ucap koordinator medis Doctors Without Borders Chris Hook dikutip dari Al Jazeera, Selasa (5/12).

"Dengan situasi seperti ini, tidak ada ruangan lagi yang tersedia. Ini sungguh situasi yang mengerikan. Semua orang benar-benar khawatir dengan apa yang akan terjadi selanjutnya," sambungnya.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pasien di RS Gaza Membludak, Banyak yang Alami Perdarahan hingga Meninggal"