Hagia Sophia

23 December 2023

Waspadai Obat Diet yang Mengandung Sibutramin, Bisa Akibatkan Serangan Jantung

Pakai obat diet abal-abal bisa berujung celaka. (Foto: iStock)

Obat diet mengandung bahan berbahaya diamankan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM). Obat pelangsing dengan kandungan sibutramin atau sibutramine juga masih banyak ditemukan.

Kandungan sibutramin dalam obat pelangsing sudah dilarang BPOM. Sejak tahun 2010, BPOM melakukan pembatalan izin edar dan menarik seluruh produk yang mengandung Sibutramin. Keputusan tersebut berdasarkan hasil studi Sibutramine on Cardiovascular Outcomes yang menunjukkan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular.

Sibutramine juga diketahui menimbulkan efek samping seperti mulut kering, insomnia, kepala terasa melayang, konstipasi, peningkatan denyut jantung, jantung yang berdebar-debar, hipertensi, berkeringat dan perubahan rasa.

Sebuah jurnal yang dipublikasikan pada Juli 2017 di National Library of Medicine menemukan satu kasus fatal pada seorang wanita berusia 21 tahun di Thailand setelah mengonsumsi obat diet mengandung sibutramine. Wanita tersebut dilaporkan mengalami serangan jantung setelah mengonsumsi obat diet dengan kandungan sibutramine.

"Seorang wanita berusia 21 tahun tanpa riwayat penyakit kardiovaskular mengalami serangan jantung. Dia adalah pengguna pil penurun berat badan, yang mengandung sibutramine dan agen pemicu hipokalemia, yang diimpor dari Thailand melalui Internet," tulis jurnal tersebut.

Dia ditemukan tidak sadarkan diri di trotoar dan dilakukan resusitasi jantung paru (CPR). Setibanya di layanan medis darurat, pasien mengalami gangguan irama jantung kemudian dilakukan penanganan untuk mengatasi kondisinya.

Dia tidak memiliki riwayat kesehatan masa lalu atau riwayat keluarga dengan kelainan jantung apa pun.

Suatu hari setelah masuk rumah sakit, keluarganya membawa "pil penurun berat badan" ke rumah sakit yang dibeli pasien dari Thailand melalui Internet. Pil ini mengandung beberapa bahan berbahaya termasuk sibutramine.

Sibutramine awalnya digunakan pada tahun 1990an untuk mengobati obesitas, namun sering dikaitkan dengan peningkatan kejadian kardiovaskular. Karena manfaatnya tidak lebih besar dari risiko, obat dengan kandungan ini sudah tidak diperbolehkan di Amerika Serikat dan Eropa.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bahaya Sibutramin, Kandungan Obat Diet Ilegal Bisa Bikin Serangan Jantung"