Hagia Sophia

18 January 2026

Temuan Medis Terbaru Tentang Keberadaan 'Sel Zombie' dalam Pembuluh Darah

Foto: Getty Images/smolaw11

Penemuan medis terbaru mengungkapkan adanya keberadaan 'sel zombie' di dalam pembuluh darah yang diduga menjadi pemicu penyakit metabolik seperti diabetes. Menariknya, membasmi sel-sel ini bisa menjadi terobosan baru dalam memperpanjang masa hidup sehat manusia di masa depan.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism ini menjelaskan bahwa sel zombie sebenarnya adalah sel-sel yang mengalami penuaan (senescence). Sel ini berhenti membelah namun tidak mati, melainkan terus bertahan di dalam tubuh.

Mengapa Disebut 'Sel Zombie'?

Diberitakan Live Science, sel-sel ini disebut zombie karena mereka tetap hidup tapi tidak menjalankan fungsinya dengan benar. Seiring bertambahnya usia, sel zombie menumpuk dan mulai memproduksi zat peradangan yang disebut Senescence-Associated Secretory Phenotype (SASP).

Zat inilah yang kemudian 'menularkan' peradangan ke sel-sel sehat di sekitarnya, mengganggu kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi seperti lemak dan glukosa, yang akhirnya memicu resistensi insulin dan diabetes.

Para peneliti dari Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles melakukan uji coba pada tikus untuk membuktikan teori ini. Saat peneliti membasmi sel zombie di pembuluh darah tikus yang obesitas, terjadi penurunan massa lemak dan perbaikan kadar gula darah secara signifikan.

Sebaliknya, saat sel zombie disuntikkan ke tikus sehat yang bertubuh kurus, tikus tersebut mendadak mengalami kenaikan gula darah dan resistensi insulin.

"Dengan menargetkan pembuluh darah sebagai target pemersatu, terbuka kemungkinan untuk mengobati berbagai aspek penuaan secara bersamaan," ujar Dr Christina Aguayo-Mazzucato dari Harvard Medical School.

Meski masih dalam tahap awal, penelitian ini memberikan harapan besar. Jika di masa depan ditemukan obat yang dapat membasmi sel zombie pada manusia secara spesifik, pengobatan diabetes mungkin tidak lagi sekadar mengontrol gula darah, tapi langsung memperbaiki kerusakan sel di tingkat pembuluh darah.

Namun, para ahli mengingatkan bahwa sel senesen (zombie) juga punya sisi baik, seperti membantu penyembuhan luka. Tantangannya adalah menemukan cara untuk membasmi sel zombie yang "jahat" tanpa mengganggu sel yang masih bermanfaat bagi tubuh.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bukan Fiksi, Ilmuwan Temukan 'Sel Zombie' di Pembuluh Darah Biang Kerok Penyakit"