Hagia Sophia

13 December 2022

Beberapa Tanda Kolesterol Tinggi yang Tidak Boleh Diabaikan

Tanda-tanda kolesterol yang perlu diwaspadai. (Foto: shutterstock)

Tanda-tanda kolesterol penting untuk diketahui guna mencegah penyakit berisiko fatal. Mungkin kondisinya tidak bisa dirasakan secara tiba-tiba, namun penumpukan kolesterol lambat laun menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

Pembentukan plak yang berisi kolesterol dan lemak di dinding arteri disebut aterosklerosis. Dengan demikian, orang dengan kolesterol tinggi berisiko terkena aterosklerosis yang dapat mempersempit arteri dan mengurangi aliran darah ke organ-organ vital.

Aterosklerosis sering dihubungkan dengan gangguan jantung dan penggumpalan darah di otak. Namun, kondisi tersebut sebenarnya dapat memengaruhi pembuluh darah di mana saja.

Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi yang Umum

Kolesterol tinggi mulanya tidak menimbulkan gejala spesifik. Meski begitu, tetap waspadai tanda-tanda umum yang sering dilaporkan pengidapnya berikut ini:

1. Sesak Napas

Penumpukan plak akibat kolesterol tinggi sangat rentan memengaruhi kesehatan jantung. Akibatnya, seseorang acap kali mengeluhkan sesak napas, nyeri dada, atau bahkan gabungan dari keduanya. Kondisi kian terasa menyakitkan jika pengidapnya mempunyai faktor risiko penyakit jantung.

2. Sakit Kepala

Sakit kepala pada pengidap kolesterol tinggi bukanlah disebabkan oleh kerusakan struktur tengkorak, melainkan penyumbatan pembuluh darah di otak. Lambat laun hal ini bisa menyebabkan masalah serius, seperti stroke. Sakit kepala di bagian belakang yang muncul bisa sangat mengganggu dan terasa berat bahkan mengganggu aktivitas.

3. Cepat Lelah dan Ngantuk

Aliran darah yang tidak berjalan dengan optimal menyebabkan kinerja tubuh terhambat dan stamina berkurang. Akibatnya, seseorang mudah lelah dan ngantuk.

4. Impotensi

Impotensi dapat terjadi pada pria dengan kadar kolesterol jahat yang tinggi. Masalah ini ditandai ketidakmampuan pria untuk mempertahankan ereksi dengan baik sehingga memengaruhi gairah seksual.

5. Obesitas dan Diabetes

Penumpukan trigliserida (lemak) dalam tubuh meningkatkan berat badan secara drastis. Terlebih, pola makan yang tidak sehat akan berdampak pada kenaikan gula darah. Oleh karena itu, orang dengan kolesterol tinggi berisiko besar terkena obesitas dan diabetes.

Tanda-tanda Kolesterol Tinggi di Kaki

Penumpukan plak di arteri tungkai dan kaki dapat menyebabkan Penyakit Arteri Perifer (PAD). Diagnosis dan pengobatan sejak dini penting untuk mengurai risiko yang akan ditimbulkannya. Berikut tanda-tanda kolesterol di kaki dikutip dari Health:

1. Nyeri Otot

Tanda umum PAD adalah jenis nyeri otot yang dikenal sebagai klaudikasio. Gejala klaudikasio meliputi nyeri, kram, mati rasa, dan kelelahan.

Nyeri ini biasanya terjadi saat berjalan atau aktivitas fisik, setelah beristirahat rasa tidak nyaman itu akan hilang dengan sendirinya. Namun, aktivitas fisik yang berat berkelanjutan menyebabkan nyeri berulang (klaudikasio intermiten) sehingga mengganggu pengidapnya.

2. Kaki Terasa Dingin

Kaki yang terasa dingin dikarenakan pembuluh darah tersumbat. Sebab, aliran darah membantu suhu di area tungkai dan kaki tetap stabil.

3. Denyut Nadi Lemah

Denyut nadi biasanya dapat dirasakan di kaki, terutama saat seseorang berolahraga. Namun bagi pengidap PAD, denyut nadi kaki (arteri dorsalis pedis atau tibialis posterior) dapat menjadi lemah atau hilang.

Untuk memeriksanya, ahli medis menggunakan tes yang disebut indeks pergelangan kaki-brakialis (ABI) untuk membandingkan tekanan darah di kaki dan lengan. Nilai ABI yang normal berkisar 1 hingga 1,40.

4. Penebalan Kuku

Sirkulasi darah yang buruk akibat penyempitan arteri yang mensuplai darah ke kaki dapat menyebabkan perubahan kuku. Perubahan tersebut membuat kuku kaki tumbuh lebih lambat, menebal, berubah bentuk, atau warna (kuku distrofi).

5. Penurunan Massa Otot

Penurunan massa otot umumnya bisa terjadi di betis atau bahkan keseluruhan otot kaki. Berkurangnya aliran darah bisa memengaruhi tingkat oksigen dan energi sehingga mengakibatkan perubahan struktur otot kaki.

Tanda-tanda Kolesterol Tinggi di Kulit

Kolesterol dan trigliserida yang tinggi memicu beragam masalah kulit, mulai ringan hingga parah. Dikutip dari Healthline, tanda-tanda kolesterol di kulit meliputi:

1. Xanthomas

Xanthomas adalah timbunan lemak (lipid) yang biasanya mempengaruhi jaringan di bawah kulit dan tendon. Penyakit memiliki beberapa jenis, antara lain:
  • Xanthomas eruptive: ruam atau benjolan di kulit berisi timbunan lemak kolesterol yang secara mendadak muncul.
  • Xanthomas tuberous atau tendinous: nodul yang sering ditemukan di kuku jari, lutut, siku, dan bokong.
  • Xanthomas verrucous : Daging tumbuh yang mirip dengan kutil di lapisan dalam mulut atau area alat kelamin.
  • Xanthomas planar : Bercak datar yang bisa muncul di bagian tubuh mana pun.
2. Xanthelasma

Xanthelasma adalah benjolan kuning di sekitar mata. Biasanya tumbuh di sekitar sudut mata, kelopak atas, atau hidung akibat penimbunan lemak.

3. Psoriasis

Psoriasis adalah bercak kulit yang menonjol, merah, dan gatal karena pergantian sel kulit yang luar biasa cepat. Hal ini dipicu oleh peradangan akibat gangguan autoimun kronis. Lambat laun penyakit ini berdampak pada pembuluh darah sehingga risiko penyakit jantung lebih tinggi.

4. Emboli kolesterol

Emboli kolesterol terjadi ketika kristal yang berasal dari penumpukan kolesterol terlepas dari arteri besar. Plak ini kemudian berjalan melalui sistem peredaran darah sebelum bersarang di pembuluh darah yang lebih kecil. Hal tersebut mengakibatkan seseorang kerusakan kulit, seperti:
  • Borok kaki
  • Perubahan warna kulit
  • Kulit mati (gangrene)
  • Bintik merah kebiruan pada kulit dengan pola seperti jaring (Livedo reticularis)
Tanda-tanda Kolesterol Tinggi di Mata

Dikutip dari Health Match, penumpukan kolesterol juga berefek pada kualitas pandangan dan kesehatan mata khususnya bagi orang paruh baya di atas 50 tahun. Masalah mata yang dapat ditimbulkannya adalah:

1. Oklusi Vena Retina

Studi yang dipublikasikan oleh American Academy of Ophthalmology pada 2008 menyebut pengidap kolesterol tinggi memiliki risiko dua kali lipat mengalami Oklusi vena retina atau Retinal Vein Occlusion (RVO). Masalah mata ini ditandai dengan:
  • Sakit mata
  • Gangguan penglihatan di salah satu mata, seperti pandangan buram
  • Bintik atau garis gelap pada penglihatan (floaters)
Retina bertugas menangkap sensitivitas cahaya. Bila penyakit ini muncul, vena retina jadi tersumbat sehingga menyebabkan penerimaan cahaya berkurang. Pun kondisi ini bisa memicu pembengkakan makula karena suplai darah di area mata tidak optimal.

2. Hollenhorst Plaque

Hollenhorst plaque merupakan kasus langka dari kolesterol tinggi. Akan tetapi, penyakit ini kerap kali tidak menimbulkan tanda-tanda spesifik sehingga pengidapnya tidak sadar mengalami penyakit ini.

Hollenhorst plaque adalah plak yang menyumbat pasokan oksigen dan nutrisi di arteri mata. Secara perlahan, kondisinya membuat pembuluh mata bercabang dan menyebabkan masalah penglihatan. Jika kondisinya sudah parah, bukan tidak mungkin pengidapnya mengalami kebutaan bahkan stroke.

3. Arcus Senilis

Lemak yang menumpuk di area mata memunculkan lingkaran putih keabu-abuan menyerupai cincin di pinggiran kornea. Walaupun tidak memiliki dampak yang berarti untuk pandangan, tetap saja gejalanya harus diwaspadai, terutama untuk orang di bawah 50 tahun.

Tanda-tanda Kolesterol Tinggi di Leher

Sakit leher bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya duduk sembari memandangi laptop atau gadget terlalu lama. Pun kolesterol tinggi menyebabkan hal demikian sehingga memberikan rasa tidak nyaman pada pengidapnya.

Menurut studi asal Jepang yang dipublikasikan oleh Science Direct pada Maret 2018, penumpukan lipid tidak terkait dengan keparahan sakit leher. Namun, kolesterol jahat atau LDL dikaitkan dengan prevalensi nyeri leher secara negatif.

Jika seseorang sudah mengalami tanda-tanda kolesterol tinggi, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Selain itu, perawatan mandiri di rumah juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi buah dan sayur penurun kolesterol. Jangan lupa juga untuk rutin berolahraga setidaknya tiga kali seminggu.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Tanda-tanda Kolesterol Tinggi di Tubuh yang Tak Boleh Diabaikan"