Hagia Sophia

17 December 2022

China Diserang Omicron BF.7, Satu Kasus Bisa Tularkan ke 18 Orang

Corona di China. (Foto: CFOTO/Future Publishing/Getty Images)

COVID-19 di China belakangan melonjak drastis usai pemerintah setempat melonggarkan pembatasan atau mencabut kebijakan lockdown. Organisasi Kesehatan Dunia menyebut dorongan infeksi tidak hanya terjadi akibat pencabutan pembatasan.

Diduga, banyak warga China belum memiliki antibodi pasca vaksinasi dengan alamiah yang kuat, seperti ditemukan di negara lain.

Karenanya, China diminta aktif menggencarkan vaksinasi COVID-19 yang efektif melawan subvarian Omicron baru. Teranyar, BF.7 tengah menyebar di masyarakat, konon satu orang pasien bisa menularkan virus ke 10 hingga 18 orang.

Dikutip dari Medical Xpress, BF.7, atau singkatan dari BA.5.2.1.7 yang menyebar di China menunjukkan kemampuan penularan terkuat di antara subvarian omicron lainnya. Kepala Darurat WHO Mike Ryan mewanti-wanti turunnya antibodi di masyarakat tentu bisa berbahaya bagi populasi.

"Jadi tantangan yang masih dimiliki China dan negara lain adalah, apakah orang yang perlu divaksinasi, divaksinasi secara memadai, dengan vaksin yang tepat dan jumlah dosis yang tepat dan kapan terakhir kali orang tersebut mendapatkan vaksin," kata Ryan.

Terlebih, tingkat penularan BF.7 yang tinggi di tengah penyebaran 'tersembunyi' karena banyak orang terpapar tanpa gejala, memicu China semakin sulit mengendalikan wabah. Dikutip dari Reuters, China mencatat 2.286 infeksi COVID-19 bergejala pada 16 Desember, meningkat dibandingkan dengan 2.157 sehari sebelumnya, demikian pengumuman Komisi Kesehatan Nasional pada Sabtu.

Tidak termasuk infeksi impor, China melaporkan 2.229 kasus gejala lokal baru, naik dari 2.091 sehari sebelumnya. China berhenti melaporkan kasus tanpa gejala mulai hari Rabu, dengan alasan kurangnya pengujian di antara orang tanpa gejala yang mempersulit penghitungan jumlah total secara akurat.

Tidak ada kematian baru, dibandingkan dengan hari sebelumnya, sehingga akumulatif kematian tetap di 5.235 kasus.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "China Diamuk Omicron BF.7, Satu Kasus Bisa Tularkan Virus ke 18 Orang"