Hagia Sophia

17 December 2022

Ini Alasan Warga China Borong Buah Persik Kalengan Saat COVID-19 Kembali Meningkat

Asal-usul buah persik yang diborong warga China saat COVID-19 ngamuk. (Foto: VCG via Getty Images/VCG)

China kembali diamuk COVID-19 pasca pencabutan aturan ketat 'Zero-COVID'. Hal ini menyebabkan rumah sakit pasien di rumah sakit membludak hingga stok obat-obatan habis.

Namun tak hanya obat-obatan, warga China juga memburu buah persik atau peach kalengan. Akibatnya, stok buah persik di supermarket menipis bahkan langka.

"Pada beberapa platform belanja online, permintaan buah persik kuning kalengan meningkat sangat tajam sehingga sering diberi label 'kehabisan stok'," tulis China Daily yang dikutip dari FirstPost, Jumat (16/12/2022).

Kenapa Harus Buah Persik?

Mereka percaya buah tersebut dapat mengobati penyakit, termasuk gejala yang muncul akibat infeksi virus Corona.

Selain itu, warga China menyebut buah persik kuning sebagai 'obat ajaib' dan bisa memberikan mereka kesehatan serta kekebalan tubuh yang kuat.

"Sudah menjadi tradisi bahwa setiap kali kita sakit, kita makan buah persik kalengan," kata Liu Chen (23) yang dikutip dari Channel News Asia.

"Ini bisa menjauhkan kita dari penyakit. Pengucapan buah persik terdengar mirip dengan 'melarikan diri'. Dewa buah persik kalengan akan memberkati setiap anak," lanjut dia.

Benarkah Bisa Mengobati Penyakit?

Para ahli memperingatkan bahwa mengkonsumsi buah persik secara berlebihan malah akan memperparah batuk. Seorang ahli virologi Chang Rongshan menegaskan bahwa makanan tidak bisa menjadi pengganti obat-obatan.

"Ini pasti dapat memainkan peran psikosomatis. Bagi pasien yang lemah, buah adalah makanan yang sangat baik bagi mereka untuk pulih karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi," jelas Chang Rongshan.

"Buah kiwi dan jeruk mengandung lebih banyak vitamin C dibanding buah lainnya. Orang boleh makan buah, tapi jangan terlalu banyak," tambah dia.

Pada kesempatan berbeda, wakil direktur rumah sakit di Shaanxi, Gao Xiaoling, menyebut bahwa buah persik kalengan itu semacam 'plasebo' atau 'obat palsu'.

"Buah persik kuning kalengan sebenarnya bukan obat khusus untuk demam dan batuk. Ini lebih seperti 'plasebo', manis seperti kue yang Anda makan atau teh susu yang Anda minum saat Anda stres," ungkap Gao Xiaoling.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ini Lho Asal-usul Warga China Borong Buah Persik Kalengan saat COVID-19 Ngamuk"