Hagia Sophia

25 April 2023

Tidak Bisa Punya Anak Karena Organ Reproduksi Wanita Ini Diangkat Dokter Tanpa Ijin

Ilustrasi dirawat setelah dioperasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Niphon Khiawprommas)

Seorang wanita dari Manchester, Inggris mengklaim bahwa organ reproduksinya diangkat tanpa peringatan oleh dokter yang ingin menyembuhkan penyakitnya.

Zoe Baily, mengalami kram menstruasi yang menyakitkan sejak masih remaja, tetapi petugas kesehatan selalu mengatakan bahwa itu adalah hal normal. Barulah pada tahun 2013, setelah wanita 31 tahun itu tidak dapat hamil dan pergi ke dokter, dia didiagnosis mengidap endometriosis.

Ini adalah kondisi ketika jaringan yang menutupi bagian dalam rahim, yang disebut endometrium, muncul di bagian lain dari tubuh dan menyebabkan peradangan kronis, jaringan parut, dan nyeri panggul.

Kondisi ini dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan, sakit parah pada panggul dan kandung kemih atau masalah usus, dan membutuhkan waktu rata-rata tujuh setengah tahun untuk didiagnosis karena berbagai gejala yang ditimbulkannya.

Akibatnya, Baily harus mengalami menopause sementara, ketika menggunakan obat untuk mengurangi produksi estrogen pada tahun 2015. Namun sayang, obat ini gagal membantu. Ia akhirnya terpaksa melepaskan pekerjaannya sebagai pengasuh karena rasa sakitnya yang teramat sangat.

Kondisinya semakin memburuk pada tahun 2018 dan dia dilarikan ke Rumah Sakit St Mary di Manchester. Dokter mengangkat rahim dan leher rahimnya sehingga membuatnya tidak dapat mengandung anak secara alami. Namun, indung telurnya masih ada sehingga dia masih bisa menghasilkan sel telur yang bisa dibekukan.

Tidak jelas apakah Baily diberi tahu bahwa organ reproduksi vitalnya diangkat akibat komplikasi operasi. Akan tetapi, NHS menyebut bahwa operasi untuk memotong bercak jaringan endometriosis, atau organ yang terkena, adalah salah satu pilihan pengobatan utama. Ini bisa termasuk histerektomi.

"Saya tidak berharap ada bagian tubuh saya yang diangkat hari itu. Tetapi para dokter mengatakan mereka tidak punya pilihan karena parahnya kondisi saya," ujarnya dikutip dari Daily Mail, Jumat (21/4/2023).

"Beberapa hari, saya merasa gagal, saya seorang wanita yang tidak dapat melakukan satu hal yang seharusnya dilakukan wanita, yaitu mengandung bayi. Sepanjang hidup saya, saya ingin menjadi seorang ibu dan diberi tahu bahwa ini tidak mungkin membuat saya hancur," lanjutnya.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Rahim Wanita Ini Diangkat Tanpa Izin oleh Dokter, Bikin Dirinya Tak Bisa Punya Anak"