Hagia Sophia

09 July 2023

Diet Seperti Ini Malah Bisa Buat Perut Bergelambir

Ilustrasi diet. (Foto: Getty Images/iStockphoto/AJ_Watt)

Belakangan ramai komentar negatif dari warganet yang membahas Kiky Saputri pasca memamerkan perutnya. Mereka mengomentari perut Kiky yang terlihat bergelambir.

Lewat unggahan di media sosial, Kiky mengaku merasa sedih dan juga tertawa melihat komentar dari warganet itu.

"Da aku mah apa atuh, banyak gelambir, nasib punya badan ager-ager. Maafin aku ya sista-sista perfecto," tulis Kiky Saputri.

Dokter spesialis gizi klinik dr Christopher Andrian, MGizi, SpGK, menjelaskan gelambir di perut itu termasuk dalam kategori obesitas, yang disebut sebagai obesitas sarkopenia. Gelambir atau atau skinny fat ini terjadi saat seseorang yang terlihat kurus, tapi ternyata lemak di tubuhnya cukup tinggi.

Orang dengan obesitas sarkopenia ini memiliki massa otot yang kecil. Kondisi ini bisa terjadi karena kebiasaan diet yang kurang tepat dan tidak konsisten.

"Paling sering dia itu diet turun, naik lagi (berat badan), turun lagi, dan biasanya ototnya itu mengecil. Tapi, lemaknya tebal," beber dr Christopher saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2023).

"Karena apa? Misalnya diet nggak makan, makan cuma buah atau sayur saja. Sementara protein in take-nya terlalu kecil. Itu yang membuat ototnya kecil," sambungnya.

Dampaknya, saat berat badan turun dan otot mengecil, kadar lemak di tubuh akan naik. Kondisi itu yang akan memicu terbentuknya visceral fat atau lemak di bagian perut.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bukannya Six Packs, Kebiasaan Diet Seperti Ini Malah Bikin Perut Bergelambir"