Hagia Sophia

27 July 2023

Disaat Turunnya Populasi Penduduk Jepang, Warga Asingnya Malah Meningkat

istimewa

Seiring maraknya kabar krisis populasi, jumlah orang di Jepang tercatat menurun dengan cepat sementara jumlah penduduk asing di negara tersebut meningkat ke rekor hampir tiga juta. Hal itu diungkapkan pemerintah Jepang melalui data pada Rabu (26/7/2023).

Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Jepang menua di seluruh negeri. Di samping itu, warga negara asing memainkan peran besar dalam 'menambal' populasi yang menyusut.

Jumlah warga negara Jepang merosot dalam 14 tahun terakhir. Hal itu tercatat dalam data pendaftaran penduduk per 1 Januari 2023 yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi.

Kemudian untuk pertama kalinya, data mencatat jumlah penduduk Jepang menurun di 47 prefektur.

Di samping itu, jumlah warga negara asing yang tinggal di Jepang mencapai rekor 2,99 juta, meningkat 10,7 persen dari tahun sebelumnya. Per 1 Januari 2020, tepat sebelum pandemi COVID-19 menyebar ke seluruh dunia, terdapat 2,87 juta orang asing yang tinggal di Jepang.

Data baru menunjukkan, total populasi Jepang turun menjadi 125,42 juta, turun sebanyak sekitar 511.000.

Angka Kelahiran Anjlok

Diketahui, populasi di Jepang menurun setiap tahun sejak puncaknya pada 2008. Hal ini terjadi imbas tingkat kelahiran yang rendah. Bahkan, jumlah kelahiran sempat mencapai rekor terendah tahun lalu, hingga mencapai di bawah 800 ribu kelahiran.

Mengatasi kondisi ini, pemerintah mengupayakan sejumlah cara. Di antaranya, dengan mempekerjakan lebih banyak perempuan dalam berbagai bidang profesi.

"Untuk mengamankan tenaga kerja yang stabil, pemerintah akan mendorong reformasi pasar tenaga kerja untuk memaksimalkan lapangan kerja perempuan, orang tua dan lainnya," kata Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno dikutip dari Reuters, Rabu (26/7/2023).

Perdana Menteri Fumio Kishida menegaskan, pihaknya kini memprioritaskan upaya peningkatan angka kelahiran di Jepang. Meski negaranya kini memiliki utang yang besar, pemerintah jepang berencana bakal mengalokasikan dana sebesar 2,5 triliun yen atau setara Rp 372 triliun untuk perawatan anak dan mendukung orang tua agar mau memiliki anak.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Populasi Jepang Turun Drastis, Jumlah Warga Asing Malah Cetak Rekor"