Hagia Sophia

07 October 2023

Ditemukan Kawat Nyangkut di Jantung Wanita Usia 47 Tahun

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/gorodenkoff)

Seorang wanita di Uni Emirat Arab berusia 47 dilarikan ke rumah sakit karena keluhan sesak napas, nyeri dada, dan bengkak pada kaki juga betis. Dokter curiga ada sesuatu yang tidak beres dengan jantungnya.

Berdasarkan laporan kasus yang dibagikan American Journal of Case Reports, hasil USG menunjukkan ada pembekuan darah di sisi jantungnya. Kondisi tersebut dikenal sebagai trombus atrium kanan yang sangat jarang terjadi dan mematikan.

Namun, dokter lebih terkejut dengan hasil rontgen yang menunjukkan adanya kawat tipis meliuk di sisi kanan jantung hingga ke perut.

Terungkap bahwa rupanya wanita tersebut sempat menjalani operasi untuk mengangkat kantung empedunya pada tahun 2018. Kawat tersebut tersebut tertinggal di dalam tubuhnya selama 4 tahun.

Wanita tersebut mengalami infeksi yang disebut asbes usai melakukan prosedur operasi pengangkatan tersebut. Untuk mengatasi infeksi yang dialami wanita tersebut, dokter membawanya ke ICU untuk memasang kateter vena sentral (CVC).

Salah satu teknik untuk memasukkan CVC melibatkan penggunaan kawat pemandu berupa tali logam seukuran benang gigi yang digunakan dokter untuk memandu kateter ke posisi yang benar. Ini merupakan teknik yang sangat umum dan kawat akan dilepas setelah prosedur selesai.

Namun, di sini kesalahan yang dilakukan oleh dokter wanita tersebut. Alih-alih melepas kawat pemandu setelah prosedur, kawat tersebut justru meninggalkannya.

Penulis laporan mengatakan bahwa hal ini sangat jarang terjadi. Mereka juga mengatakan bahwa umumnya kejadian ini bisa langsung segera diketahui setelah prosedur atau selama tindak lanjut beberapa waktu selanjutnya. Kondisi ini bisa berakibat fatal jika dibiarkan.

"Dalam kasus ini, kami tidak tahu bagaimana kawat pemandu tersebut luput dari perhatian selama 4 tahun," tulis penulis laporan tersebut dikutip dari Insider, Sabtu (16/9/2023).

Wanita tersebut akhirnya harus menjalani prosedur operasi jantung terbuka. Tim dokter lantas mengeluarkan gumpalan dari jantung wanita tersebut dan kawat yang menyebabkan gumpalan tersebut muncul.

Proses pengeluaran kawat tidak bisa dilakukan dengan mudah. Tim dokter mengatakan bahwa kawat tersebut tersangkut di salah satu pembuluh darah utama yang mengalir ke jantung pasien. Mereka menjelaskan bahwa mustahil untuk bisa mengeluarkan seluruh kawat dengan aman.

"Keadaan darurat ini sebenarnya dapat dihindari jika semua tindakan pencegahan dilakukan," ucap mereka.

Meskipun penulis tidak mengetahui secara pasti bagaimana kesalahan tersebut bisa terjadi, mereka berspekulasi bahwa mungkin kesalahan tersebut disebabkan oleh gangguan, kurangnya pelatihan, atau terlalu banyak bekerja selama pengangkatan abses awal.

Meskipun tidak dapat melepaskan seluruh kawatnya, wanita tersebut telah pulih tanpa komplikasi tambahan.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Auto Ngilu, Kawat 'Nyangkut' 4 Tahun di Jantung Wanita Ini Berujung Operasi"