Hagia Sophia

07 October 2023

Beberapa Tanda Bila Kolesterol Tinggi pada Pria

istimewa

Gejala kolesterol tinggi pada pria perlu diwaspadai. Pasalnya, kolesterol tinggi yang diabaikan dapat berujung pada masalah kesehatan yang lebih parah. Itulah mengapa pria perlu waspada meskipun kolesterol tinggi cenderung lebih berisiko dialami wanita karena hormon yang dimilikinya.

Dikutip dari Cleaveland Clinic, kolesterol tinggi merupakan kondisi saat seseorang memiliki lipid (lemak) yang berlebihan dalam darah. Kondisi ini juga disebut hiperlipidemia atau hiperkolesterolemia.

Untuk dapat berfungsi, tubuh membutuhkan jumlah lipid yang cukup di dalam darah. Namun ketika jumlahnya berlebih, tubuh tidak dapat menggunakan semuanya. Alhasil, lipid yang tak terpakai akan menumpuk di arteri, bercampur dengan zat-zat lain dalam darah, hingga membentuk timbunan lemak atau plak.

Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi adalah melalui tes darah. Pasalnya, kondisi ini sering kali tidak menyebabkan gejala tertentu pada.

Meskipun demikian, seiring berjalannya waktu, timbunan lemak akibat kolesterol tinggi akan menyebabkan masalah lain pada tubuh sehingga menimbulkan berbagai gejala.

Dikutip dari EG Healthcare dan Healthline, berikut adalah ciri-ciri kolesterol tinggi yang harus diwaspadai pada pria.

1. Disfungsi ereksi
Ya, kolesterol tinggi dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Kadar kolesterol yang tinggi dapat mempengaruhi aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk aliran darah ke alat kelamin pria. Hal ini karena kolesterol dapat menumpuk dalam arteri sehingga mempersempit pembuluh darah.

2. Nyeri dada
Nyeri dada adalah salah satu gejala kolesterol tinggi yang paling umum. Ketika seseorang memiliki kolesterol tinggi, arteri tersumbat oleh plak sehingga darah tidak dapat mengalir, dan mulai terkumpul di antara sel-sel. Hal ini dapat menyebabkan nyeri dada dan bahkan serangan jantung.

3. Sesak napas
Sesak napas adalah salah satu tanda pertama dari kolesterol tinggi yang sering diabaikan. Sesak napas dapat menandakan bahwa jantung tidak dapat memompa darah sebanyak biasanya.

Hal ini dapat terjadi karena kolesterol tinggi menyebabkan penumpukan plak di arteri, yang membuat arteri menyempit. Ketika hal ini terjadi, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui arteri yang menyempit, sehingga menyebabkan sesak napas.

4. Kelelahan
Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak LDL (low-density lipoprotein), yang merupakan jenis kolesterol jahat. Ketika menumpuk, kolesterol ini dapat menjadi keras dan lengket, sehingga menyulitkan jantung untuk memompa darah melalui arteri.

Kelelahan juga dapat diakibatkan oleh penumpukan plak dalam arteri yang memasok darah ke otot jantung. Jika hal ini terjadi, aliran darah akan berkurang, dan begitu pula suplai oksigen ke otot jantung. Jantung kemudian harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui arteri yang menyempit, yang akan membuat seseorang merasa lelah bahkan ketika sedang beristirahat.

5. Kulit menguning
Orang dengan kolesterol tinggi mungkin akan mengalami kulit menguning berupa Xanthoma atau benjolan yang disebabkan oleh timbunan lemak dan kolesterol dalam kulit.

Meskipun biasanya muncul sebagai benjolan kecil di kaki bagian bawah, Xanthoma juga dapat terlihat di siku, lutut, bokong, dan lengan. Warnanya dapat berkisar dari kuning muda hingga coklat tua, tergantung pada seberapa banyak kolesterol yang tertimbun di dalamnya.

Xanthoma lebih sering terjadi pada orang yang mengalami obesitas atau diabetes karena kondisi ini menyebabkan tingginya kadar trigliserida dan kolesterol LDL (kolesterol jahat).

6. Kebas atau kesemutan
Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan timbunan lemak menumpuk di dinding arteri, sehingga menjadi keras dan menyempit. Hal ini dapat mengurangi aliran darah dan menyebabkan kesemutan dan kebas di tangan dan kaki.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "6 Ciri Kolesterol Tinggi pada Pria, Hati-hati Bikin Mr P Susah Ereksi"