Hagia Sophia

25 October 2023

Kondisi RS Al Quds di Jalur Gaza, Banyak Pasien yang Antri

Gaza. (Foto: AFP/SAID KHATIB)

Pesawat perang Israel kembali melakukan serangan di wilayah dekat tiga rumah sakit di Jalur Gaza, pada Senin pagi. Ketiga rumah sakit tersebut adalah RS Al Quds, Al Shifa, dan rumah sakit Indonesia.

Akibat serangan yang terjadi, Kementerian Kesehatan Palestina menyebut ada 100 orang yang tewas dalam waktu semalam.

Seorang dokter di RS Al Quds yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bagaimana situasi di sana pasca gedung-gedung di sekitar rumah sakit dihantam bom Israel. Ia menuturkan banyak pasien dan warga sipil berlindung di rumah sakit dalam keadaan teror.

RS Al Quds saat ini sendiri memiliki 23 dokter dan perawat yang saat ini merawat lebih dari 500 pasien. Di tengah krisis kesehatan yang terjadi, dokter terpaksa memutuskan siapa yang diobati terlebih dahulu dan sisanya harus menunggu.

"Banyak korban luka telah menunggu beberapa hari untuk menjalani operasi," ucap dokter tersebut dikutip dari BBC, Senin (23/10/2023).

Dokter tersebut mengatakan tenaga medis sudah banyak berkurang karena sebagiannya terbunuh imbas serangan Israel. Selain pasien, rumah sakit tersebut juga menjadi tempat pengungsian 1.200 warga.

"Ada 120 orang terluka dengan berbagai jenis luka di sini. 10 pasien ada di ICU menggunakan ventilator, dan kami memiliki 400 pasien kronis," katanya.

"Ada sekitar 1.200 warga yang mengungsi di sini. Tidak mudah untuk memindahkan orang dalam jumlah besar sehingga kami memutuskan untuk tidak mengungsi," tambahnya.

Sebelumnya militer Israel telah memberikan peringatan bagi semua warga di wilayah utara Gaza untuk segera pergi dari wilayah tersebut. Imbas peringatan itu, ratusan ribu orang telah mengungsi, tetapi ribuan lainnya masih memilih bertahan di wilayah utara.

Rumah sakit di seluruh Gaza sangat membutuhkan pasokan, bahkan setelah 20 truk bantuan pertama bisa masuk dari Mesir pada hari Sabtu.

Meskipun sejumlah makanan dan pasokan medis akhirnya berhasil masuk, tidak ada bahan bakar yang masuk ke Gaza sejak konflik dimulai. Rumah sakit mengandalkan generator bertenaga bahan bakar untuk listrik.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kondisi RS Al Quds usai Wilayah Sekitar Dibom Israel, Antrean Pasien Luka Mengular"