Hagia Sophia

01 October 2023

Paris Hadapi Serangan Kutu Busuk yang Menyebar Hingga ke Transportsi Umum

Foto ilustrasi: Thinkstock

Ibu kota Paris saat ini sedang berupaya menghadapi serangan kutu busuk yang menyebar hingga ke transportasi umum. Pada Jumat (29/9/2023), Menteri Transportasi Clement Beaune berjanji untuk memulai upaya pemberantasan sesegera mungkin.

AFP melaporkan, Beaune dalam pernyataannya di media sosial X berjanji akan mengadakan pertemuan luar biasa dengan operator transportasi untuk membahas masalah tersebut.

"Saya menghubungi operator transportasi selama satu minggu, untuk memberitahu Anda tentang tindakan yang dilakukan dan memanfaatkan layanan perjalanan. Untuk meyakinkan dan melindungi," tulisnya, dikutip dari French 24.

Pengumuman ini muncul ketika seruan pemerintah untuk mengambil tindakan dari para pejabat Paris dan serikat pekerja meningkat, setelah beberapa video tentang kutu busuk terlihat di transportasi umum dan lokasi lain seperti bioskop muncul di media sosial.

Berbicara kepada stasiun TV Prancis LCI, wakil walikota Paris Emmanuel Gregoire menyebut fenomena ini telah meluas.

"Harus dipahami bahwa kenyataannya tidak ada yang aman, jelas ada faktor risikonya, tetapi kenyataannya kutu busuk bisa tertular di mana saja dan membawanya pulang," ujarnya, dikutip dari CNN.

Tiga tahun yang lalu, pemerintah Prancis meluncurkan kampanye anti-kutu busuk, yang mencakup situs web khusus dan hotline informasi, ketika jumlah serangga tersebut melonjak. Namun Gregoire mengatakan meskipun ada rencana tersebut, ada 3,6 juta orang yang datang ke Paris setiap hari, dan kutu busuk tidak berhenti di pinggiran kota.

Seorang ahli dari badan kesehatan dan sanitasi nasional Prancis, Anses, mengatakan masalah ini adalah fenomena yang muncul di Prancis dan hampir di semua tempat di dunia.

"Hal ini terutama disebabkan oleh pergerakan orang, populasi yang bepergian, fakta bahwa orang-orang tinggal di akomodasi jangka pendek dan membawa kembali kutu busuk di koper atau koper mereka," kata Johanna Fite dari departemen penilaian risiko Anses kepada CNN.

Fite menambahkan ada peningkatan jumlah kutu busuk ini disebabkan karena binatang itu semakin kebal terhadap insektisida.

"Kami mengamati semakin banyak populasi kutu busuk yang resisten, sehingga tidak ada pengobatan ajaib untuk membasmi mereka," kata Fite.

Lebih lanjut, kabar ini muncul saat Paris bersiap menjadi tuan rumah Olimpiade 2024, namun para pejabat mengatakan mereka tidak khawatir terkait 'wabah' tersebut.

"Tidak ada ancaman terhadap Olimpiade," kata Gregoire.

"Kutu busuk sudah ada sebelumnya dan akan tetap ada setelahnya," tambahnya, sambil mengatakan bahwa permainan tersebut adalah "kesempatan" bagi semua orang untuk bekerja sama mengatasi masalah ini.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Paris Diserang Kutu Busuk, Menyebar di Fasilitas hingga Transportasi Umum"