Hagia Sophia

24 October 2023

Punya Umur Hingga 100 Tahun Ternyata Dipengaruhi oleh Faktor Genetika

Ilustrasi. Foto: Ilust iStock

Banyak orang mencari cara untuk bisa hidup panjang umur dalam kondisi fisik dan mental yang sehat. Sudah banyak yang memahami, gaya hidup sehat berupa asupan makan yang baik dibarengi aktivitas fisik adalah jurus hidup panjang umur. Namun rupanya menurut ahli, faktor genetik juga berperan penting terhadap potensi hidup panjang umur. Seperti apa?

Penelitian membuktikan, ada peran besar faktor genetik terhadap mereka yang bisa hidup hingga usia sangat tua. Memang, kebiasaan seperti istirahat cukup dan rutin mengkonsumsi makanan sehat dapat membantu seseorang hidup lebih lama dan tercegah dari penyakit.

Namun pada orang-orang yang bisa hidup hingga usia 90 tahun bahkan lebih, genetika berperan penting.

"Beberapa orang mempunyai gagasan ini: 'Jika saya melakukan segalanya dengan benar, diet dan olahraga, saya bisa hidup sampai usia 150 tahun.' Dan itu sebenarnya tidak benar," ungkap pemimpin tim penelitii di organisasi ilmiah nirlaba Gerontology Research, Robert Young, dikutip dari Wall Street Journal, Senin (23/10/2023).

Profesor kedoktean di Universitas Boston yang memimpin New England Centenarian Study, Dr Thomas Perls juga menyebut, sekitar 25 persen kemampuan seseorang untuk hidup sampai usia 90 tahun ditentukan oleh genetika. Ia telah mengamati para centenarian beserta anggota keluarga mereka sejak 1995. Pada usia 100 tahun, sekitar 50 persen faktor penentunya adalah genetik.

Perls juga menyinggung, sekitar 20 persen populasi di Amerika Serikat memiliki susunan genetik yang membuat mereka bisa hidup mencapai usia 100 tahun karena mereka memiliki pilihan gaya hidup sehat, yang mereka terapkan secara konsisten.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bukan Cuma Pola Makan, Ini Kunci Panjang Umur Hidup sampai 100 Tahun"