Hagia Sophia

14 November 2023

Ini Kata Dokter Tentang Tes Tusuk Glukometer

Ilustrasi glukometer. (Foto: Thinkstock)

Spesialis penyakit dalam dr Soebagijo Adi Soelistijo, SpPD-KEMD, FINASIM menjelaskan bagaimana peran tes tusuk dengan glukometer dalam pemeriksaan penyakit diabetes. dr Soebagijo mengatakan bahwa glukometer memiliki akurasi yang cukup baik untuk mengetahui kadar gula darah, namun alat ini bukan digunakan untuk diagnosis.

"Tapi kalau sudah mengidap diabetes, dalam pengobatan, untuk memonitor bagaimana gula darah, alat ini dianjurkan karena asal alatnya baik," katanya dalam webinar soal diabetes yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Senin (13/11/2023).

Ia mengatakan bahwa pemeriksaan kadar gula darah pada pasien diabetes seharusnya dilakukan setiap hari. Waktu pemeriksaan bisa dilakukan pada waktu sebelum sarapan dan dua jam setelah sarapan.

Selain pemeriksaan kadar gula darah, pasien juga memerlukan pemeriksaan tekanan darah setiap hari, khususnya pada pasien yang menjalani terapi hipertensi. Pemeriksaan kolesterol juga bisa dilakukan setidaknya tiga hingga enam bulan sekali.

dr Soebagijo menuturkan bahwa diagnosis diabetes memerlukan pemeriksaan HbA1c. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengukur rata-rata jumlah sel darah merah atau hemoglobin yang berikatan dengan gula darah atau glukosa. Tes ini bisa digunakan sebagai alat diagnosis dan mengontrol diabetes.

"Pemeriksaan HbA1c dapat menunjukkan kadar gula selama tiga bulan ke belakang, itu umumnya eritrosit, Hb. Oleh karena itu pemeriksaan HbA1c kita anjurkan dilakukan tiga bulan sekali. Itu bisa menunjukkan bagaimana kendali gula baik atau tidak," jelasnya.

dr Soebagijo mengingatkan bahwa penting untuk masyarakat bisa mengetahui faktor risiko penyakit diabetes sejak dini. Hal ini bertujuan agar penyakit diabetes yang dialami bisa segera ditangani dengan cepat.

"Faktor risikonya antara lain riwayat keluarga dari orang tua, kemudian berat badan terlalu berat, usia, etnis, dan aktivitas fisik yang jelas kita bisa intervensi ya. Misalnya yang kurang bergerak atau sedentary life itu harus segera dirubah untuk mencegah penyakit diabetes," pungkasnya.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dokter Sebut Tes Tusuk Pakai Glukometer Tak Bisa Jadi Alat Diagnosis Diabetes"