Hagia Sophia

21 November 2023

Ini Kata Dokter Tentang Wanita Solo Alami Gagal Botox

Viral kisah wanita mengalami 'gagal botox', berujung tak bisa senyum selama berbulan-bulan. Foto: Tangkapan layar viral atas izin yang bersangkutan

Seorang wanita viral seusai membagikan kisahnya mengalami gagal botox. Niat awalnya memudarkan garis senyum justru berujung nahas. Imbas suntik botox yang diterimanya, ia tidak bisa tersenyum selama empat bulan. Wajahnya kaku, bibirnya pun berbentuk bak terbalik seperti huruf 'n'.

"Karena mau ada acara, aku siap-siap deh mau botox full face dan ini hasil setelah satu minggu, nggak bisa ketawa bahkan senyum pun bentuknya kaya mangkok, rasanya kayak nggak bisa naik bagian pinggir bibir," ungkap wanita bernama Eveline Aprilisa lewat akun Tiktok-nya @evelineaprilisa dikutip detikcom atas izin bersangkutan.

Dokter spesialis kulit dr I Gusti Nyoman Darmaputra SpKK, SubspOBK, FINSDV, FAADV, menjelaskan pada dasarnya, botox (Botulinum Toxin) adalah bahan yang digunakan untuk melumpuhkan otot. Botox banyak digunakan di ranah estetik untuk merilekskan otot yang menimbulkan gerakan ekspresi.

"Ini yang paling lazim adalah kerutan pada saat kita tersenyum di samping mata, kemudian saat mengangkat alis itu akan ada kerutan. Kemudian saat seperti mau berpikir keras itu di antara dua alis," terangnya kepada detikcom, Senin (20/11/2023).

"Dengan botox, kerutan-kerutan itu akan berkurang. Jadi fungsi utama botox adalah merilekskan otot sehingga dia tidak berkerut," ujar dr Darma lebih lanjut. Seraya ia menjelaskan, prosedur suntik botox sebenarnya amat sederhana. Efeknya pun akan muncul tiga hari setelah suntikan, dan berlangsung selama empat sampai enam bulan.

dr Darma menegaskan, dalam prosedur suntik botox, dua hal yang perlu diperhatikan adalah dosis dan lokasi titik suntikan.

"Jadi botox yang pertama misalnya pada alis di dahi, itu kadang-kadang kalau salah titiknya itu bisa membuat alisnya naik sebelah atau naik dua-duanya seperti orang marah. Kemudian bisa juga menyebabkan kalau terlalu banyak, membuat orang poker face. Di saat dia mengangkat alis, ekspresinya pun menjadi kaku. Sama juga di samping mata," jelasnya.

Dalam kasus viral, disebutkan bahwa wanita tersebut menjalani suntik botox dengan harapan memudarkan garis senyum. Namun dr Darma meluruskan, sebenarnya hal menghilangkan garis senyum tidak tergolong fungsi botox.

"Tidak ada fungsi botox yang bertujuan untuk mengurangi garis senyum. Beberapa botox bisa digunakan untuk mengurangi kerutan di sekitar bibir, istilahnya smoker line untuk orang yang suka merokok, kerutan-kerutannya itu berkurang tapi tidak ada penggunaan botox yang digunakan untuk mengurangi garis senyum," jelas dr Darma.

"Jadi tidak bisa disuntik di daerah garis senyum untuk mengurangi garis senyum. Bukan itu cara kerja botox. Untuk mengurangi garis senyum itu sebaiknya menggunakan filler untuk mengisi di bagian kerutan atau cekungannya. Tidak dengan melumpuhkan ototnya," pungkasnya.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kata Dokter soal Botox, Bikin Wanita di Solo Tak Bisa Senyum 4 Bulan"