Hagia Sophia

07 December 2023

Akibat Terinfeksi Pneumonia Mycoplasma, Anak Umur 14 Tahun Alami Kerusakan Otak

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/kan2d

Seorang ibu di Ohio, Amerika Serikat, menceritakan kondisi yang dialami putranya pada akhir November lalu. Diketahui, anak 14 tahun bernama William McCarren itu mengidap pneumonia akibat infeksi mycoplasma.

Awalnya, Mollee tidak terlalu khawatir saat melihat William yang batuk ringan. Sebab, di saat yang sama adik dari William juga sedang mengidap infeksi saluran pernapasan atas.

Dia memutuskan untuk menunggu satu atau dua hari sebelum menemui dokter, untuk memantau apakah gejala yang dialami anaknya bertambah buruk. Tapi, Mollee tahu ada yang tidak beres saat William pulang dari sekolah, sambil menangis dan memegangi dadanya.

Tak hanya itu, William juga batuk berlendir dan hampir tidak bisa bernapas. Mollee mengira anaknya itu terinfeksi COVID-19.

"Dia sangat pucat dan dia hampir tidak bisa tetap terjaga, dia bertingkah seperti dia akan pingsan," ungkap Mollee yang dikutip dari The Sun, Rabu (6/12/2023).

Melihat kondisi putranya itu memburuk, Mollee membawanya ke unit gawat darurat. Dari hasil tes menunjukkan kadar oksigen dalam darah William sangat rendah hingga 75 persen.

"Mereka mengatakan jika suhunya turun lebih rendah lagi, maka hal itu dapat menyebabkan kerusakan otak," kata Mollee.

Saat melakukan pemeriksaan, dokter mendengar suara berderak. Hasil rontgen menunjukkan kedua paru-paru bocah tersebut penuh cairan.

Setelah dipindahkan ke rumah sakit anak-anak di daerah Ohio, dokter anak memberitahu Mollee bahwa putranya mengidap mycoplasma pneumoniae. Penyakit ini juga disebut sebagai 'walking pneumonia' dan menyerang kedua paru-paru yang biasanya ringan.

Namun, dokter mengatakan bahwa putranya mungkin mengalami kerusakan otak. Ini akibat dari rendahnya kadar oksigen jika dia tidak membawanya ke rumah sakit lebih awal.

Mollee menangis tanpa henti dan panik mendengar hal ini. Sebab, tidak satu pun dari anak-anaknya yang pernah mengidap penyakit serius sebelumnya.

"William juga sangat terluka," tuturnya.

Kini, William sudah keluar dari rumah sakit setelah melihat kadar oksigennya meningkat menjadi sekitar 90 persen. Mollee mengatakan seluruh lantai yang ditempati William adalah pasien anak-anak yang mengidap pneumonia.

"Segera hubungi dokter atau segera memberikan bantuan kepada anak-anak jika gejalanya tidak normal, meskipun hanya batuk," pungkasnya.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Anak 14 Tahun di AS Alami Kerusakan Otak gegara Terinfeksi Pneumonia Mycoplasma"