Hagia Sophia

21 December 2023

Kemenkes: Keberadaan COVID-19 Varian JN.1 di RI Masih Terkendali

Potret masyarakat menggunakan masker. (Foto: Pradita Utama)

Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengatakan bahwa keberadaan COVID-19 varian JN.1 di Indonesia masih terkendali. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes RI dr Imran Pambudi menuturkan hingga saat ini tingkat keparahan dan jumlah orang yang memerlukan perawatan masih rendah.

"Jumlah yang dirawat di ICU masih nggak banyak. Orang yang sakit saat ini masih belum membutuhkan ICU. Untuk melihat seberapa bahaya COVID-19 ini kita melihat tiga aspek yaitu jumlah kasus, jumlah rawat inap, dan jumlah orang yang perlu masuk ICU," ujar Imran Pambudi ketika ditemui detikcom di Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2023).

Walaupun begitu, Kemenkes tetap melakukan mitigasi dan kewaspadaan terkait kenaikan kasus JN.1 di Indonesia, terlebih sebentar lagi akan memasuki waktu liburan akhir tahun. Mobilitas yang semakin tinggi dari warga dapat mengakibatkan penyebaran dan peningkatan kasus.

Tercatat hingga Selasa kemarin, sudah sudah ada empat kasus COVID-19 varian JN.1 di Indonesia. Beberapa negara seperti Singapura, China, dan Amerika Serikat melaporkan peningkatan kasus semenjak JN.1 menyebar.

Imran meminta masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan keberadaan varian JN.1. Selama tidak ada strain baru dari COVID-19, maka tingkat keparahan dan gejala akan relatif sama. Varian JN.1 yang memicu peningkatan kasus di beberapa negara masih masuk dalam turunan Omicron.

"Kalau kita lihat yang sudah-sudah, biasanya angka kematian itu akan meningkat apabila ada mutasi dari virus. Dulu yang ganas itu kan pas strain delta, terus ganti omicron," jelas Imran.

"Sekarang ini ada perubahan-perubahan kecil tapi strainnya tetap dari keturunan Omicron. Jadi kalau keturunannya masih Omicron itu sifatnya tidak ganas. Kalaupun ada yang meninggal, itu karena komorbid yang sudah ada dari pasien," pungkasnya.

Imran mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, khususnya yang ingin berencana bepergian di masa libur Natal dan Tahun Baru 2024. Selain itu, ia juga meminta masyarakat yang belum melengkapi vaksin untuk segera mendapatkan booster di fasilitas kesehatan terdekat.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "COVID-19 Varian JN.1 Ditemukan di DKI dan Batam, Kemenkes: Situasi Masih Aman"