Hagia Sophia

26 February 2024

Gejala Stroke yang Biasa Muncul di Pagi Hari Saat Bangun Tidur

Foto: iStockphoto/Getty Images/torwai

Stroke bisa terjadi kapan saja, bahkan hingga saat kita sedang tidur. Oleh karena itu, ada kemungkinan seseorang terbangun dengan gejala stroke.

Hal tersebut dikenal dengan istilah "wake-up strokes" yang artinya stroke saat bangun tidur. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai gejala stroke saat bangun tidur yang biasanya terjadi di pagi hari.

Apa Itu Stroke Saat Bangun?

Dilansir dari laman Verywellhealth, wake-up stroke adalah stroke yang terjadi ketika tidur. Di mana, orang tersebut tertidur dengan perasaan normal namun terbangun dengan gejala stroke.

Dalam penelitian Population-based Study of Wake-up Strokes tahun 2011 oleh J. Mackey, MD, dkk., yang dimuat laman Neurology, menemukan bahwa diperkirakan antara 8% dan 28% dari seluruh kondisi stroke terjadi saat tidur.

Dalam hal ini, tidak diketahui secara pasti kapan stroke terjadi karena orang tersebut sudah tidur. Karena waktu timbulnya stroke tidak diketahui, sehingga kondisi ini perlu ditangani sesegera mungkin.

Gejala Wake-up Stroke

Gejala stroke saat bangun tidur sama dengan stroke yang muncul di siang hari. Satu-satunya perbedaan yaitu gejala-gejala ini tidak disadari hingga orang tersebut bangun.

Berikut adalah tanda dan gejala stroke:
  • Kelemahan pada lengan atau kaki
  • Pusing
  • Kebingungan
  • Gangguan penglihatan
  • Kebingungan
  • Inkontinensia (ketidakmampuan mengendalikan urine)
  • Wajah terkulai, biasanya hanya pada satu sisi
Sebagai gambaran, seseorang yang mengalami stroke ketika bangun tidur (di pagi hari) mungkin mengalami kehilangan penglihatan saat membuka matanya.

Selain itu, mereka mungkin juga akan mengompol pada malam hari, atau merasa lengannya terlalu lemas, sampai tidak mampu melepas selimut dan duduk di tempat tidur.

Ada hal-hal yang perlu diwaspadai saat menangani stroke saat bangun tidur, dibandingkan pada stroke yang waktu timbulnya sudah diketahui.

Penderita stroke saat bangun tidur seringnya tidak memenuhi syarat dalam mendapatkan pengobatan reperfusi, terapi aktivator plasminogen jaringan (tPA).

Sehingga, pencitraan saraf diagnostik, seperti CT scan dan MRI, adalah bagian penting dari pengobatan stroke saat bangun tidur.

Dengan mengetahui gejala stroke saat bangun tidur, bermanfaat untuk mengambil tindakan cepat dan mungkin bisa menyelamatkan nyawa sendiri maupun orang lain.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "7 Gejala Stroke di Pagi Hari Saat Bangun Tidur yang Perlu Diwaspadai"