Hagia Sophia

26 March 2024

Arkeolog di Jerman Temukan Kuburan Massal Berisi Kerangka

Tim arkeolog di Jerman menemukan kuburan massal berisi korban diduga wabah pes. (Foto: Shutterstock)

Para arkeolog di Jerman selatan menemukan kuburan massal berisi kerangka 1.000 korban diduga wabah penyakit pes. Temuan ini disebut kuburan massal terbesar yang pernah digali di Eropa.

Penggalian yang dilakukan di kota Nuremberg ini menemukan delapan lubang kuburan yang masing-masing berisi ratusan kerangka manusia mulai dari dewasa, anak-anak dan bayi. Kerangka ini diperkirakan berasal dari dari akhir abad ke-15 dan awal abad ke-17.

Diberitakan Live Science, hasil jejak radiokarbon mengungkapkan kuburan massal tersebut bertepatan dengan wabah wabah yang terjadi antara tahun 1622 dan 1634.

"Penemuan seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya dan sejujurnya, tidak ada yang menyangka hal ini mungkin terjadi," kata Melanie Langbein, dari departemen konservasi warisan budaya Nuremberg, dalam pernyataannya

Kota Nuremberg sempat mengalami serangkaian wabah antara tahun 1533 dan 1634 yang merenggut nyawa sekitar 30.000 orang. Ketika jenazah menumpuk, pihak berwenang memerintahkan mereka untuk dikuburkan di kuburan massal di luar halaman gereja kota.

"Orang-orang itu tidak dikebumikan di pemakaman biasa meskipun kami telah menetapkan kuburan wabah di Nuremberg," kata Langbein.

Beberapa jenazah telah berwarna hijau karena endapan dari pabrik pengolahan logam yang dibangun di dekat dan di atas kuburan pada abad-abad berikutnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Arkeolog Temukan Kuburan Massal Terbesar Berisi Jenazah Korban Wabah Pes"