Hagia Sophia

26 March 2024

Raja Charles III Diberitakan Frustasi Akibat Penyakit Kankernya

Raja Charles III. (Foto: (REUTERS/Hollie Adams))

Raja Charles III disebut 'frustrasi' dengan laju penyembuhan penyakit kanker yang diidapnya. Kabar ini diungkapkan oleh keponakannya, Peter Phillips.

Dalam sebuah wawancara, Phillips mengatakan Raja Charles III merasa frustrasi karena pemulihannya yang memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan.

"Dia frustrasi karena tidak bisa melanjutkan dan melakukan segala sesuatu yang dia ingin bisa lakukan," beber Phillips yang dikutip dari Reuters.

Selama ini Raja Charles (57) berpikir pragmatis dan sangat ingin kembali pulih secepatnya. Namun, ia tetap memahami perlunya waktu pemulihan untuk kondisinya saat ini.

"Dia selalu bertanya pada stafnya dan semua orang, dokter dan perawat, 'bisakah saya melakukan ini, bisakah saya melakukan itu'," lanjutnya.

Selama masa penyembuhannya ini, Raja Charles selalu berharap bisa menghadiri kebaktian Paskah dan melakukan pertemuan dengan keluarganya pekan depan.

Sebelumnya, Raja Charles menjalani prosedur untuk menangani pembesaran prostat pada bulan Januari. Pada bulan Februari, Istana Buckingham kemudian mengungkapkan bahwa ia akan menjalani perawatan untuk penyakit kanker, yang berarti ia harus menunda tugas publik kerajaannya.

Hingga saat ini, belum diungkap jenis kanker yang dialami Raja Charles. Namun, sumber menyebut dipastikan bukan kanker prostat.

Belum lama, Raja Charles juga sempat menyampaikan pesan resmi terkait kondisinya. Dalam pesannya, ia mengucapkan terima kasih.

"Saya ingin mengungkapkan terima kasih yang tulus atas banyak pesan dukungan dan harapan baik yang saya terima belakangan ini," tulis Raja Charles III dalam sebuah pernyataan resmi.

"Sebagaimana mereka yang terdampak kanker ketahui, pemikiran semacam ini adalah kenyamanan dan kekuatan terbesar," lanjutnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Raja Charles III Dilaporkan Frustrasi Selama Proses Penyembuhan Kanker"