Hagia Sophia

13 March 2024

Menu Sarapan yang Cocok untuk Turunkan BB

Ilustrasi sarapan. (Foto: iStock)

Proses penurunan berat badan mungkin tidak akan berjalan dengan mudah untuk beberapa orang. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari kurangnya berolahraga hingga masalah menu makanan yang dikonsumsi.

Tak banyak yang menyadari, bahwa menu sarapan adalah salah satu faktor penting dalam proses penurunan berat badan. Jika sembarangan memilih, menu sarapan yang dikonsumsi bisa justru mengakibatkan kenaikan berat badan. Dikutip dari Eating Well, berikut ini adalah beberapa menu sarapan yang bisa jadi alternatif:

1. Oatmeal
Oatmeal sudah lama dikenal sebagai salah satu menu makanan yang 'ramah' dalam proses penurunan berat badan. Dalam banyak penelitian, oatmeal dinilai sebagai sumber makanan yang bisa membuat perasaan kenyang menjadi lebih lama.

Oatmeal merupakan salah satu jenis sumber karbohidrat 'slow-release' yang dapat membuat tubuh tidak mengalami lonjakan gula darah seperti mengonsumsi karbohidrat olahan. Mengonsumsi oatmeal membuat tubuh insulin tidak melonjak tinggi.

2. Telur
Satu butir telur mengandung enam gram protein dan 72 kalori. Bila dibandingkan dengan karbohidrat dan lemak, protein memiliki kemampuan membuat seseorang kenyang lebih lama yang lebih baik.

Sebuah studi Penelitian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat tahun 2020 menemukan bahwa mengonsumsi telur untuk sarapan meningkatkan kepuasan makan dan menurunkan konsumsi kalori pada waktu makan selanjutnya. Telur sangat mengenyangkan dan dapat membantu mencegah rasa lapar, terlebih bila dikombinasikan dengan biji-bijian, buah, atau sayuran.

Tidak hanya tinggi protein, bagian kuning telur juga kaya akan nutrisi sehat, seperti kalsium dan antioksidan yang baik untuk mata seperti lutein dan zeaxanthin.

3. Yogurt
Dalam laporan tahun 2020 yang diterbitkan di New England Journal of Medicine, yogurt merupakan salah satu makanan teratas yang dapat mendorong proses penurunan berat badan. Kandungan protein, termasuk protein whey secara alami dapat ditemukan di dalam yogurt.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kandungan protein dapat membuat seseorang kenyang lebih lama. Yogurt juga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna apabila dibandingkan dengan karbohidrat sederhana.

Untuk tetap menjaga asupan kalori, pilihlah yogurt tanpa gula dan kombinasikan dengan buah segar jika ingin menambahkan rasa manis.

4. Pisang
Dikutip dari Healthline, pisang merupakan salah satu buah yang tinggi serat namun rendah kalori. Satu buah pisang berukuran sedang hanya memiliki lebih dari 100 kalori namun mengandung 3 gram serta makanan. Jumlah tersebut memenuhi 11 persen kebutuhan serat harian seseorang.

Penelitian telah menemukan bahwa meningkatkan asupan serat dari buah-buahan dan sayuran dikaitkan dengan proses penurunan berat badan. Selain itu, pisang mentah merupakan sumber pati resisten yang baik, sejenis pati yang tidak dapat dicerna oleh lambung dan usus kecil Anda.

Penelitian menunjukkan bahwa pati resisten dapat membantu mengurangi asupan makanan dan mengurangi lemak perut.

5. Kacang-kacangan
Kacang merupakan sumber makanan yang memiliki keseimbangan 'sempurna' antara serat, protein, dan lemak yang menyehatkan jantung. Menambahkan kacang-kacangan sebagai menu diet dapat membantu mendukung proses penurunan berat badan.

Namun, perlu diingat kacang-kacangan merupakan makanan yang cukup tinggi kalorinya. Batasi asupan hingga sekitar 28 gram atau satu ons agar kalori tidak menumpuk.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "5 Menu Sarapan 'Anti-Gemuk' yang Bisa Dicoba untuk Turunkan BB, Mau Coba Nggak Nih?"