Hagia Sophia

17 April 2024

Astronaut Jepang Akan Disertakan NASA dalam Pendaratan ke Bulan

NASA Akan Bawa Astronaut Jepang Mendarat di Bulan Foto: REUTERS/JOE SKIPPER

NASA dan pemerintah Amerika Serikat berencana membawa astronaut kembali ke Bulan sebelum tahun 2030. Tapi mereka tidak akan sendirian karena misi pendaratan di Bulan ini juga akan diikuti oleh astronaut Jepang.

Kerjasama ini merupakan bagian dari perjanjian baru antara pemerintah AS dan Jepang. Presiden AS Joe Biden mengumumkan perjanjian tersebut dalam kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida ke Gedung Putih beberapa waktu yang lalu.

"Hubungan sains dan edukasi antara Jepang dan Amerika Serikat membentang hingga ke Bulan, di mana dua astronaut Jepang akan bergabung dengan misi Amerika di masa depan, dan salah satunya akan menjadi orang non-Amerika pertama yang mendarat di Bulan," kata Biden dalam pidatonya di Gedung Putih, seperti dikutip dari Space, Senin (15/4/2024).

Hingga saat ini hanya ada 12 orang yang pernah mendarat di Bulan, dan semuanya adalah astronaut AS. Mereka menjelajahi Bulan sebagai bagian dari program Apollo milik NASA yang berlangsung antara tahun 1969 hingga 1972.

NASA kembali menghidupkan program pendaratan astronaut di Bulan lewat misi Artemis yang juga akan membawa astronaut internasional dari luar AS. Belum diketahui misi Artemis apa yang akan diikuti astronaut dari Jepang.

Misi Artemis 2, yang dijadwalkan meluncur pada September 2025, akan membawa astronaut Kanada Jeremy Hanson sebagai komandan misi. Hansen dan tiga astronaut NASA Lainnya akan terbang ke Bulan dan kembali ke Bumi sebagai awak pertama yang mengendarai kapsul Orion.

Tapi perjalanan Artemis 2 hanya sampai ke orbit Bulan dan tidak mendarat ke permukaan. Jadi sejauh ini baru astronaut Jepang yang dipastikan akan menjadi astronaut internasional pertama yang mendarat di satelit alami Bumi tersebut.

Misi Artemis 3, yang dijadwalkan terbang pada September 2026, akan menandakan kembalinya astronaut ke Bulan sejak era Apollo. NASA sebelumnya mengatakan misi ini akan melibatkan astronaut perempuan dan orang non-kulit putih untuk mendarat di Bulan.

Saat ini badan antariksa Jepang (JAXA) memiliki lima astronaut aktif yaitu Satoshi Furukawa, Akihiko Hoshide, Kimiya Yui, Takuya Onishi dan Norishige Kanai. Pada tahun 2023 mereka merekrut dua astronaut baru yaitu Makoto Suwa dan Ayu Yoneda untuk dilatih mengikuti misi ke Bulan di masa depan.

Selain membawa astronaut Jepang, misi Artemis juga akan membawa rover atau kendaraan penjelajah buatan Jepang ke Bulan. Kendaraan bernama Lunar Cruiser ini diperkirakan akan siap pada tahun 2031 untuk digunakan oleh awak astronaut Artemis 7 dan akan beroperasi selama 10 tahun.











 














Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "NASA Akan Bawa Astronaut Jepang Mendarat di Bulan"