Hagia Sophia

25 April 2024

Bila Dikonsumsi Secara Rutin, Ini Manfaat yang Didapat dari Minyak Ikan

Ilustrasi minyak ikan. (Foto: Getty Images/Shana Novak)

Minyak ikan memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, terutama otak dan jantung. Minyak ini biasanya digunakan sebagai bahan suplemen atau produk makanan tertentu.

Dikutip dari Health, minyak ikan adalah minyak yang diekstraksi dari jaringan lemak ikan, seperti ikan tuna, teri, makerel, dan forel. Khasiat minyak ikan untuk kesehatan sebagian besar berasal dari asam lemak omega-3 yang terkandung di dalamnya.

Beberapa penelitian menunjukkan asam lemak omega-3 dalam minyak ikan dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan, mulai dari menurunkan berat badan hingga mengatasi peradangan.

Tidak hanya untuk anak-anak saja, minyak ikan juga berkhasiat untuk orang dewasa. Lalu, apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari mengonsumsi minyak ikan secara rutin? Berikut informasinya.

1. Membantu Pengidap Autisme
Minyak ikan ternyata memiliki manfaat yang signifikan bagi pengidap gangguan spektrum autisme (Autism Spectrum Disorder/ASD). Dikutip dari Health, minyak ikan memang tidak mengatasi gejala, tapi dapat meningkatkan konsentrasi dan memori kerja pada orang dewasa yang mengidap ASD.

Penelitian lain juga menunjukkan mengonsumsi kapsul omega-3 setiap hari selama delapan minggu dapat membantu perbaikan perilaku dan komunikasi sosial pada anak pengidap autisme.

2. Terbukti Mengatasi Gejala Radang Sendi
Minyak ikan juga dapat membantu meringankan gejala nyeri pada pengidap osteoarthritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA).

OA dapat merusak tulang rawan di persendian dan menyebabkan nyeri kronis hingga kecacatan. Sementara, RA merupakan penyakit autoimun yang membuat sel-sel dalam tubuh menyerang jaringan sehat di sekitarnya. Serangan tersebut yang memunculkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada persendian.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2020 menemukan bawah minyak ikan dapat membantu mengurangi nyeri kronis pada pengidap OA. Beberapa bukti juga menunjukkan minyak ikan dapat mengurangi peradangan yang menyebabkan nyeri sendi pada pengidap RA.

3. Menurunkan Tekanan Darah
Sebuah tinjauan yang dipublikasikan pada 2022 mengungkapkan asam lemak omega-3 yang terkandung dalam minyak ikan, seperti DHA dan EPA, dapat membantu mengurangi tekanan darah secara signifikan. Hal ini mengurangi risiko tekanan darah tinggi yang dapat memicu penyakit jantung dan stroke.

4. Melindungi Kesehatan Mata
Asupan asam lemak omega-3 juga dapat membantu mengurangi risiko degenerasi makula yang disebabkan oleh pertambahan usia. Degenerasi makula sendiri merupakan salah satu penyebab utama kehilangan penglihatan pada orang dewasa berusia 60 tahun ke atas.

5. Mengurangi Peradangan
Mengonsumsi asam lemak omega-3 seperti DHA dan EPA melalui minyak ikan dapat memblokir sebagian aspek peradangan dan mengurangi risiko peradangan dalam jangka panjang.

Peradangan yang terjadi selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung.

6. Mengurangi Risiko Ansietas dan Depresi
Sebuah penelitian menemukan kadar asam lemak omega-3 yang rendah dalam darah dapat meningkatkan risiko ansietas dan depresi. Karenanya, mengonsumsi minyak ikan diyakini dapat membantu mengatasi hal tersebut.

Tinjauan yang diterbitkan pada 2018 juga mengungkapkan pola makan yang kaya akan asam lemak omega-3 dapat membantu mengurangi gejala kecemasan dan depresi. Peneliti menyimpulkan asam lemak omega-3 memiliki efek antiinflamasi yang dapat meredakan peradangan di otak, sehingga mencegah ansietas dan depresi.

7. Memperkuat Tulang dan Otot
Seiring waktu, tubuh akan kehilangan kepadatan tulang dan massa otot. Inilah yang dapat meningkatkan risiko jatuh dan patah tulang pada lansia.

Kandungan asam lemak omega-3 dalam minyak ikan dapat melindungi kepadatan mineral tulang di tulang belakang. Sebuah studi yang diterbitkan pada 2021 menemukan bahwa konsumsi minyak ikan dapat menurunkan risiko patah tulang, khususnya di kalangan orang dengan risiko genetik yang tinggi.

Penelitian lain juga menemukan suplementasi minyak ikan dapat memperlambat penurunan massa otot pada orang dewasa berusia 65-80 tahun.

8. Memelihara Kesehatan Otak
Peneliti menemukan suplementasi asam lemak omega-3 dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan penurunan kognitif pada orang dewasa.

Asam lemak omega-3 seperti DHA memiliki peran penting dalam membentuk sel-sel otak. Sebuah penelitian menunjukkan pengidap Alzheimer memiliki kadar DHA yang lebih rendah dibandingkan orang normal. Dengan mengonsumsi minyak ikan yang kaya akan asam lemak omega-3, maka struktur sel otak dapat tetap terjaga dan terhindar dari risiko Alzheimer.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "8 Manfaat Konsumsi Minyak Ikan Secara Rutin, Salah Satunya Baik untuk Otak"