Hagia Sophia

04 November 2022

Bagaimana Cara Selamat dari Himpitan Kerumunan? Ini Kata Dokter Emergency

Tragedi Itaewon. (Foto: REUTERS/YONHAP)

Belakangan marak video yang beredar dikaitkan dengan cara bertahan hidup saat terhimpit kerumunan, belajar dari kasus pesta Halloween Itaewon yang menewaskan 154 orang.

Disebut-sebut, saat terjatuh, ada baiknya memposisikan diri seperti meringkuk, dengan tangan melindungi bagian kepala hingga leher, sementara kaki dinaikkan ke depan perut hingga dada, agar mencegah bagian paru-paru dan jantung dari risiko terinjak atau tertekan.

Namun, anggota Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia, dr Wisnu Pramudito D Pusponegoro, SpB, menyebut cara tersebut tampaknya kurang efektif dalam kasus dengan korban terhimpit kerumunan hingga ratusan orang.

"Walaupun secara teori posisi seperti itu memang memiliki keuntungan, ada rongga yang di depan dada, hanya kerumunan orang yang bergerak kekuatannya seperti banjir bandang yang isinya ada batu besar macam-macam benda," kata dr Wisnu, menganalogikan kasus tersebut, saat dihubungi detikcom Jumat (4/11/2022).

"Yang jalur dilewatinya menjadi porak poranda karena energinya juga sangat tinggi," lanjut dia.

Sayangnya, menurut dr Wisnu tidak ada cara yang dipastikan benar-benar bisa membuat orang selamat dari desakan kerumunan, selain mencegah agar tidak ikut 'terjebak'. Pengunjung juga disebutnya harus mencoba berada dalam kondisi tenang dan tidak panik.

"Jadi pencegahan itu menjadi yang utama. Kewajiban kita mencari tahu dan memastikan jalur evakuasi yang aman," kata dia.

Ia menyarankan lebih baik menghindar dari setiap potensi kerumunan dan tetap memperhatikan keamanan diri dan sekitar.



















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dokter Emergency Bicara soal Cara 'Selamat' dari Himpitan Kerumunan"