Hagia Sophia

09 January 2023

Mengikuti Harga Minya Dunia, Erick Tohir: Harga Pertamax Masih Bisa Naik

Foto: Rifkianto Nugroho

PT Pertamina (Persero) baru saja menurunkan harga BBM non subsidi atau Pertamax cs. Namun,BBM ini bisa saja berubah pada pekan depan karena mengikuti harga minyak dunia.

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, harga minyak dunia telah turun. Sehingga, harga Pertamax cs pun turun.

Namun, ia tak menepis harga Pertamax bisa naik lagi, bahkan pada pekan depan atau bulan depan.

"Kemarin, pemerintah, karena minyak dunia (harganya) turun, BBM yang sesuai dengan harga pasar seperti Pertamax diturunkan. Tapi kita harus waspada, bukan tidak mungkin Pertamax juga nanti naik minggu depan atau bulan depan," kata Erick saat berkunjung ke Nias, Sumatera dalam cuplikan video, Minggu (8/1/2023).

Erick mengatakan, pemerintah membuka data setransparan mungkin. Dia mengatakan, kalau harga minyak dunia turun, harga Pertamax turun.

Sebagaimana diketahui, pada 3 Januari 2022, Pertamina menurunkan harga Pertamax dari Rp 13.900 menjadi Rp 12.800 per liter. Beberapa jenis BBM non subsidi lain juga turun.

Lanjut Erick, pemerintah tetap memberikan subsidi untuk Pertalite dan Solar. Pemerintah memberikan subsidi Pertalite sebesar Rp 1.000 lebih per liter dan solar Rp 6.500 per liter.

"Pertamina selama bulan Januari sampai Agustus 2022 membantu, didorong pemerintah untuk memberikan bantuan sampai Rp 10 triliun. Itu pemerintah lakukan. Artinya pemerintah hadir jika rakyat memerlukan," terangnya.























Artikel ini telah tayang di finance.detik.com dengan judul "Bukan Tak Mungkin Harga Pertamax cs Naik, Erick Thohir: Kita Harus Waspada"