Hagia Sophia

25 January 2023

Selain Kolesterol Naik, Ini Dampak Lain Konsumsi Makanan Berminyak

Ilustrasi makanan berminyak. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tuayai)

Belakangan, viral video kuliner 'nasi minyak'. Dalam video beredar, terlihat hidangan nasi dan sambal diguyur oleh minyak. Warganet khawatir, hidangan tersebut bisa memicu lonjakan kadar kolesterol pada tubuh.

Spesialis gizi klinik dari RS Pondok Indah (RSPI) dr Juwalita Surapsari, MGizi, SpGK, menyoroti penggunaan minyak pada hidangan serupa. Terlebih jika minyak goreng digunakan berkali-kali, risiko yang mengintai di antaranya yakni penyakit kardiovaskular hingga obesitas.

"Makanan tinggi berminyak, tinggi kalori sudah pasti. Jadi risikonya obesitas yang dibarengi dengan kolesterol tinggi sudah pasti menjadi faktor risiko untuk penyakit seperti jantung. Jadi kalau sudah ada obesitas, ada kolesterol tinggi, berarti faktor risikonya sudah nambah nggak cuma satu," ungkapnya saat ditemui detikcom di Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023).

"Semakin banyak faktor risiko, kemungkinan dia kena penyakit jantung ya akan semakin besar," sambung dr Juwalita.

Lebih lanjut ia menyoroti penggunaan minyak berulang kali atau disebut sebagai minyak jelantah. Sebab tak hanya memicu penyakit jantung, kandungan radikal bebas dari proses pembuatan minyak tersebut juga bisa memicu kanker.

"Namun kalau tadi kaitannya sama makanan dengan minyak jelatah, jangan lupa juga minyak jelantah itu sudah tinggi sekali akan bukan hanya lemak jenuh dan trans saja, tapi sudah tinggi oksidan yang dihasilkan dari proses masak makanan tersebut," beber dr Juwalita.

"Jadi radikal bebasnya sudah banyak. Kalau radikal bebasnya banyak, ya risikonya penyakit akan lebih banyak timbul. Kanker juga bisa terjadi," pungkasnya.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Efek Doyan Makanan Berminyak, Nggak Cuma Bikin Kolesterol Nanjak!"