Hagia Sophia

03 March 2023

Ini Kata Direktur FBI Tentang COVID-19 yang Diduga dari China

Foto: DW (News)

Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) AS Christopher Wray menyebut COVID-19 'kemungkinan besar' berasal dari laboratorium yang dikendalikan pemerintah China.

"FBI sudah cukup lama menilai bahwa asal-usul pandemi kemungkinan besar merupakan potensi insiden laboratorium," kata Wray dikutip dari BBC, Rabu (1/3/2023).

Ini adalah konfirmasi publik pertama dari penilaian rahasia FBI tentang bagaimana virus pandemi muncul. Sebelumnya, China membantah kebocoran laboratorium di Wuhan dan menyebut tuduhan itu fitnah.

Komentar Wray datang sehari setelah duta besar AS untuk China menyerukan negara itu untuk 'lebih jujur' tentang asal-usul COVID.

Dalam wawancaranya pada Selasa (28/2/2023), Wray mengatakan China telah melakukan yang terbaik untuk mencoba menggagalkan dan mengaburkan upaya untuk mengidentifikasi sumber pandemi global.

"Dan itu sangat disayangkan bagi semua orang," ujar Wray.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa virus tersebut membuat penularan dari hewan ke manusia di Wuhan, Cina, kemungkinan bersumber dari pasar hewan di kota tersebut. Pasar hewan berjarak 40 menit berkendara dari laboratorium virus terkemuka dunia, Institut Virologi Wuhan, yang melakukan penelitian terhadap virus corona.

Instansi pemerintah AS lainnya telah menarik kesimpulan yang berbeda dengan FBI, dengan tingkat kepercayaan yang berbeda-beda terhadap temuan mereka.

Media AS melaporkan pada hari Minggu (26/2/2023), bahwa Departemen Energi AS telah menyimpulkan COVID-19 muncul dari kebocoran laboratorium China. Badan itu sebelumnya mengatakan belum memutuskan bagaimana virus itu dimulai.

Sebelumnya, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby menuturkan Presiden AS Joe Biden mendukung 'upaya seluruh pemerintah' untuk mengetahui bagaimana COVID dimulai. Namun, ia menambahkan bahwa AS masih belum memiliki konsensus yang jelas tentang apa yang terjadi.

"Kami belum sampai di sana," kata Kirby pada Senin (27/2/2023).

"Jika kami memiliki sesuatu yang siap untuk diinformasikan kepada rakyat Amerika dan Kongres, kami akan melakukannya," paparnya.

Sebuah laporan yang dirilis oleh pejabat mata-mata AS pada Oktober 2021 menyebut empat badan intelijen AS telah menilai dengan 'keyakinan rendah' bahwa COVID-19 berasal dari hewan yang terinfeksi atau virus terkait.

Selama berbulan-bulan, pada puncak pandemi, hipotesis kebocoran lab ditolak secara luas sebagai teori konspirasi. Pejabat tinggi kesehatan secara terbuka menolak gagasan bahwa virus corona dapat dibuat di laboratorium sebelum melarikan diri.

Investigasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut teori kebocoran laboratorium 'sangat tidak mungkin'. Akan tetapi setelah kritik mendalam terhadap penyelidikan itu, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak penyelidikan baru.

"Semua hipotesis tetap terbuka dan memerlukan studi lebih lanjut," ungkap Ghebreyesus.

COVID-19 pertama kali muncul pada akhir 2019 dan sejak itu menyebabkan kematian hampir tujuh juta orang.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Heboh Direktur FBI Yakini COVID-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan"