Hagia Sophia

28 May 2023

Polusi Udara di Jakarta dan Tangerang Jadi Sorotan, Masih Aman Beraktivitas?

Ilustrasi kualitas udara di Jakarta. Foto: Dikhy Sasra

Polusi udara di sejumlah titik wilayah DKI Jakarta dan Tangerang Selatan menjadi sorotan beberapa hari terakhir. Pasalnya, mengacu pada laman IQ Air, indeks kualitas udara di kedua wilayah tersebut menunjukkan indikasi tidak sehat. Bahkan pagi tadi, kualitas udara di Tangsel tergolong sangat tidak sehat.

Sedangkan di Jakarta, mengacu pada pantauan detikcom siang ini, indeks kualitas udara tergolong tidak sehat di angka 156.

Lantas dengan kondisi udara seperti ini, masih amankah masyarakat beraktivitas di luar rumah?

Menurut dokter spesialis paru dr Erlang Samoedro, SpP, FISR, dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), polusi udara dapat memicu gangguan kesehatan. Untuk jangka pendek misalnya, kualitas udara yang buruk dapat memicu infeksi pernapasan akut. Sedangkan untuk jangka panjang, risiko penyakit dapat merembet ke penyakit lain seperti jantung dan stroke.

Untuk itu dengan kondisi udara yang buruk saat ini, sebaiknya masyarakat menghindari aktivitas di luar ruangan. Namun jika aktivitas tersebut tak bisa dihindari, pastikan masyarakat melakukan upaya proteksi.

"Untuk pencegahan disarankan untuk menghindari polusi seperti beraktivitas ketika jam jam polusi tidak tinggi. Kalau tidak bisa dihindari lakukan penggunaan masker," terangnya saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/5/2023).

Selain itu dr Erlang mengingatkan, saat ini masyarakat sudah bisa mengakses sendiri informasi terkait kondisi kualitas udara di wilayahnya masing-masing. Demi memaksimalkan proteksi, masyarakat bisa melakukan pengecekan secara rutin.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Polusi Udara Jakarta-Tangsel Ugal-ugalan, Aktivitas di Luar Rumah Masih Aman?"