Hagia Sophia

27 June 2023

Ini Kata Mantan Petinggi WHO Tentang Virus Oz yang Menewaskan Lansia di Jepang

Kutu jadi biang kerok virus Oz yang tewaskan lansia di Jepang. (Foto: Thinkstock)

Mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama ikut menyoroti laporan kematian pertama di dunia akibat virus Oz yang terjadi pada lansia Jepang. Menurutnya, kemunculan penyakit baru memang akan terus dilaporkan seiring waktu.

Pemerintah perlu memantau kemungkinan penyebaran virus Oz dengan karakteristik gejalanya. Seperti diberitakan sebelumnya, virus Oz merupakan anggota keluarga Thogotovirus yang berpotensi memicu kondisi fatal, meskipun tidak berpotensi menjadi pandemi, ada kemungkinan jika menyebar menimbulkan kejadian luar biasa (KLB).

Surveilans menurut Prof Tjandra perlu dilakukan setidaknya di tiga tahap termasuk penelitian lebih lanjut di laboratorium. "Secara umum, ada atau tidak penyakit baru, maka pemerintah tentu harus menjaga dan menjamin surveilans selalu berjalan baik," terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Senin (26/6/2023).

"Dalam 3 bentuknya surveilans berbasis gejala, laboratorium, bahkan sampai tahap genomik, lingkup surveilans yang harus dikerjakan pada pasien, pada epidemiologi di komunitas, hewan, dan pada kesehatan manusia," pesan dia.

Masyarakat disebutnya tidak perlu khawatir berlebihan, tetapi tetap perlu waspada. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Maxi Rein Rondonuwu meminta khususnya para peternak di daerah risiko penularan, selalu memantau hygiene atau kebersihan di lingkungannya.

Menjaga diri dari penularan dengan memakai pakaian panjang dan menggunakan lotion.

"Pada manusia, Thogotovirus telah menyebabkan ensefalitis (radang otak), penyakit demam, pneumonia, hingga kematian. Namun cara penularan ke manusia belum diketahui dengan pasti, kemungkinan tertular dari gigitan kutu yang membawa virus tersebut," terang Maxi saat dikonfirmasi detikcom Selasa (27/6/2023).

"Tindakan Mitigasi yang dapat dilakukan: edukasi ke peternak tentang sanitasi yang baik di peternakan, mengenakan pakaian lengan dan celana panjang saat pergi ke daerah berumput/semak-semak, dan menggunakan lotion anti serangga," pungkasnya.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Eks Petinggi WHO Soroti Virus Oz, Picu Korban Tewas Pertama di Jepang"