Hagia Sophia

30 August 2023

Banyak Anak Muda Usia 20-an di Korea Selatan Terserang Asam Urat

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Staras

Kasus asam urat di Korea Selatan naik, yang didominasi oleh kelompok anak muda. Banyak anak muda berusia 20-an hingga 40-an terkena asam urat karena kebiasaan mengkonsumsi minuman mengandung fruktosa tinggi, seperti cola dan cider.

Sejauh ini, penderita asam urat di negara tersebut sudah melebihi 500 ribu per tahun. Di tahun lalu, jumlah orang yang dirawat karena asam urat mencapai 508.397 orang, yang artinya meningkat 17,1 persen dalam 4 tahun dibandingkan tahun 2018 dengan total 433.984.

Jumlah pasien berusia 20-an dan 30-an meningkat sebesar 44 persen dari 87.000 pada tahun 2017, melonjak menjadi 124.000 pada tahun 2021.

Sementara itu sekitar 471.568 orang atau 92,8 persen merupakan pasien laki-laki. Sementara sisanya atau sekitar 36.828 pasien merupakan pasien wanita.

Dilihat dari kelompok usianya, warga usia 40-an sebanyak 116.357, diikuti usia 50-an sekitar 105.448, dan usia 60-an yakni 89.894.

Namun, akhir-akhir ini jumlah pasien muda berusia 20-an hingga 40-an meningkat pesat. Diketahui, pemicunya adalah konsumsi minuman dengan tambahan sirup jagung fruktosa tinggi.

"Asam urat banyak terjadi pada pria paruh baya yang mengalami obesitas dan minum banyak alkohol. Karena obesitas itu sendiri meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh, dan fungsi ginjal secara bertahap memburuk, mengakibatkan dalam ekskresi asam urat yang buruk," ucap Kim Moon-young, profesor reumatologi di Rumah Sakit St. Mary Incheon, Universitas Katolik Korea, dikutip dari hankookilbo.

"Baru-baru ini, pria muda yang makan berlebihan dan kurang berolahraga karena stres dan sering makan malam juga mengalami asam urat," lanjutnya.

Gejala Asam Urat yang Banyak Dikeluhkan

Gejala asam urat yang paling umum adalah nyeri yang menusuk. Menurut Korean Society of Rheumatology, gejala asam urat paling sering terjadi pada jempol kaki (56-70 persen), punggung kaki (20-25 persen), pada pergelangan kaki, lengan, hingga jari tangan.

Melihat kasus asam urat yang naik di Korea Selatan, perhatian tertuju pada anggota tubuh yang diserang gejalanya. Misalnya seperti jempol kaki, punggung kaki, pergelangan kaki, lutut, kaki tiba-tiba meradang, bengkak parah, dan merah.

"Dalam 'skala nyeri visual', yang mengevaluasi derajat nyeri asam urat pada skala 0 hingga 10, hal itu menyebabkan nyeri yang parah. Sampai-sampai nyeri saat persalinan ditetapkan di angka 8 dan asam urat di angka 9," jelas Kim Moon-young.

Untuk mengatasinya, pengobatan yang tepat, pola makan, dan perubahan gaya hidup menjadi prioritas untuk pengobatan asam urat.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Generasi Muda Korea Selatan 'Dihantui' Asam Urat, Usia 20-an Juga Mulai Kena"