Hagia Sophia

08 August 2023

Varian COVID-19 Baru 'Eris' Sudah Ada di DKI, Ini Daftar Gejalanya

Gejala COVID-19 varian Eris. Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal

Kemunculan varian baru virus Corona yang disebut sebagai 'Eris' kini bikin geger warga Inggris. Pasalnya, varian COVID-19 ini diketahui telah memicu kenaikan kasus. Data per 27 Juli 2023, sudah ada 785.980 kasus COVID-19 dengan infeksi varian Eris.

Berdasarkan data Organsiasi Kesehatan Dunia (WHO), varian Eris masuk ke dalam variant under monitoring (VUM). Kepala Imunisasi di Badan Keamanan Kesehatan Inggris Dr Mary Ramsay menegaskan, pihaknya terus memperhatikan peningkatan kasus COVID-19 yang dikhawatirkan terjadi akibat varian baru ini.

"Kami juga melihat peningkatan kecil dalam tingkat rawat inap di sebagian besar kelompok usia, terutama di kalangan lansia," bebernya dikutip dari Mirror News UK, Senin (7/8/2023).

"Tingkat penerimaan secara keseluruhan masih sangat rendah dan saat ini kami tidak melihat peningkatan serupa dalam penerimaan ICU. Kami akan terus memantau tarif ini dengan cermat," sambung Dr Ramsay.

Menurut Studi Kesehatan Zoe, gejala COVID-19 varian Eris sebenarnya tidak berbeda jauh dari gejala akibat infeksi varian Omicron. Misalnya berupa sakit tenggorokan pilek, dan batuk. Namun pada varian baru ini, gejala berupa sesak napas, kehilangan penciuman, dan demam tidak lagi menjadi gejala utama.

Gejala COVID-19 dengan infeksi varian Eris lainnya meliputi:
  • Sakit tenggorokan
  • Pilek
  • Hidung mampet
  • Bersin
  • Batuk kering
  • Sakit kepala
  • Batuk basah
  • Suara serak
  • Nyeri otot
  • Gangguan kemampuan mencium bau
Di samping itu, seorang ahli virologi di Warwick University, Profesor Lawrence Young, menjelaskan kenaikan kasus COVID-19 beberapa waktu terakhir ini juga bisa dipicu oleh cuaca buruk, dibarengi banyaknya orang yang bepergian ke bioskop untuk menyaksikan film Barbie atau Oppenheimer.

"Tingkat infeksi secara keseluruhan tetap rendah tetapi ini adalah peringatan yang menekankan bahwa kita tidak bisa berpuas diri dalam hal COVID. Kita perlu mengawasi munculnya varian dan waspada saat kita mempersiapkan peningkatan infeksi yang tak terhindarkan selama ini," bebernya.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Daftar Gejala Varian Eris, Disebut Jadi Biang Kerok COVID Naik Lagi di Inggris"