Hagia Sophia

27 September 2023

Kondisi Bruce Willis Saat Ini yang Sedang Berjuang Melawan Demensia

Bruce Willis. (Foto: Getty Images)

Aktor Hollywood Bruce Willis kini tengah berjuang melawan penyakit demensia. Dalam sebuah acara, sang istri, Emma Heming Willis, menjelaskan bagaimana penyakit itu pertama kali didiagnosis.

Dikatakan, Bruce menderita demensia frontotemporal (FTD). Heming mengatakan itu merupakan penyakit keluarga, yang artinya genetik atau turunan.

"Yang saya pelajari adalah demensia itu sulit. Sulit bagi orang yang didiagnosis. Ini juga sulit bagi keluarga. Dan hal itu tidak ada bedanya bagi Bruce, saya sendiri, atau anak-anak kami," katanya, dikutip dari CNN, Selasa (26/9/2023).

Heming Willis mengatakan suaminya tidak mengetahui kondisi yang dialaminya itu. Menurutnya, penyakit demensia ini sangat sulit untuk diketahui.

Dalam acara tersebut, menyinggung apakah kondisi dari Bruce Willis mempengaruhi Heming Willis. Menurutnya, hal itu adalah berkah sekaligus kutukan.

Heming mengaku senang akhirnya bisa memahami kondisi suaminya itu, meski itu masih menyakitkan. Menurutnya, saat ini hanya perlu menjelaskan kondisi suaminya pada anak-anaknya, yakni Mabel dan Evelyn.

Sebab, Heming percaya hal yang menyakitkan bisa diterima dengan baik jika sudah mengetahui semuanya dari sudut pandang medis. Sehingga semua yang terjadi pada Bruce Willis bisa masuk akal.

"Jadi penting bagi kita untuk memberi tahu mereka apa itu penyakit ini karena, Anda tahu, saya tidak ingin ada stigma atau rasa malu yang melekat pada diagnosis ayah mereka, atau bentuk demensia apapun," ungkap Heming Willis.

"Bruce sangat ingin kami merasakan kebahagiaan, dia sangat menginginkan hal itu untuk saya dan keluarga kami," tambahnya.

Bruce Willis didiagnosis menderita demensia frontotemporal pada Februari 2023. Ia juga pensiun dari dunia akting pada Maret 2023 karena gangguan bicara atau afasia.

"Sejak kami mengumumkan diagnosis afasia Bruce pada musim semi 2022, kondisi Bruce telah mengalami kemajuan," kata keluarga Willis dalam sebuah pernyataan saat itu.

"Sayangnya, tantangan komunikasi hanyalah salah satu gejala penyakit yang dihadapi Bruce. Meskipun ini menyakitkan, sungguh melegakan akhirnya mendapatkan diagnosis yang jelas."

FTD adalah sekelompok kelainan yang disebabkan oleh penumpukan tau dan protein penghancur sel otak lainnya di lobus frontal otak (di belakang dahi) atau lobus temporal (di belakang telinga). Kondisi ini biasanya menyerang antara usia 45 dan 64 tahun.

Menurut US National Institute on Aging, orang dengan FTD biasanya hidup enam hingga delapan tahun dengan kondisi tersebut. Antara 10 persen dan 30 persen kasus FTD diwariskan.

Selain genetika, tidak ada faktor risiko lain yang diketahui, meskipun para peneliti sedang menyelidiki peran tiroid dan insulin dalam timbulnya penyakit ini.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Keluarga Ungkap Kondisi Terkini Bruce Willis yang Berjuang Lawan Demensia"