Hagia Sophia

05 October 2023

Pengakuan Remaja Usia 22 Tahun Sudah Kena Serangan Jantung

Ilustrasi. (Foto: shutterstock)

Penyakit jantung adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Meski kerap identik dengan orang tua, penyakit jantung juga bisa menyerang remaja atau orang dewasa muda.

Seperti halnya yang dialami oleh pemuda asal Inggris yang bernama Tom Birchy. Di usianya yang masih 22 tahun, Birchy terkena serangan jantung yang hampir merenggut nyawanya. Seperti apa kisahnya?

Birchy adalah seorang pemuda yang bekerja di industri musik. Ia mengaku pekerjaan yang ia geluti memberikan banyak sekali stres dan tekanan. Untuk mengatasi hal tersebut, Birchy kerap mengandalkan obat-obat psikotropika untuk memberikannya 'ketenangan' dan 'kepuasan' sesaat.

Suatu hari saat sedang bekerja di bawah pengaruh obat-obatan tersebut, Birchy merasakan sensasi aneh pada pergelangan tangannya. Tak butuh waktu lama, sensasi tersebut menyebar dan membuat kedua tangannya mengalami mati rasa.

"Hal pertama yang aku rasakan adalah sensasi ngilu di pergelangan tangan bagian belakang, yang kemudian menyebar ke seluruh tangan dan membuat tanganku mati rasa, dan terus menyebar hingga ke tangan kanan," ujarnya, dikutip dari New York Post, Selasa (3/10/2023).

"Aku ingat betul perasaan tidak nyaman yang kurasakan saat itu. Kedua tangan dan dadaku terasa sangat sesak saat itu," sambungnya.

Birchy mengatakan rasa tidak nyaman itu membuatnya tidak bisa duduk ataupun berbaring. Satu-satunya hal yang bisa ia lakukan saat itu hanyalah panik dan mondar-mandir tak karuan.

Tim medis yang datang untuk menolong Birchy kemudian melakukan elektrokardiogram (ECG) untuk aktivitas kelistrikan jantungnya. Hasil tes pun menunjukkan Birchy tidak mengalami serangan jantung, tapi untuk berjaga-jaga, ia dibawa ke rumah sakit untuk menjalani tes lebih lanjut.

"Aku ingat duduk di ruang tunggu dan seseorang datang menghampiriku dan mengatakan 'Ayo, ke sini'. Mereka membawaku ke sebuah ruangan dan menyuntikkan sesuatu ke dalam perutku dan aku pun berpikir 'Kenapa mereka menyuntikku di perut?'," ucapnya.

"Malamnya aku dirawat di bangsal dan saat itu aku mengetahui kalau aku ternyata benar-benar mengalami serangan jantung, di usia 22 tahun," sambung Birchy.

Birchy mengaku pengalaman itu benar-benar membuka matanya. Ia menggambarkannya sebagai sebuah pengalaman yang 'menakutkan', dan mengimbau orang-orang untuk lebih berhati-hati dan menjaga kesehatan.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Umur 22 Sudah Kena Serangan Jantung, Kok Bisa? Begini Pengakuan yang Mengalami"