Hagia Sophia

11 October 2023

Tiga Kali Kalah Beruntun, Bisakah Man City Bangkit dengan Cepat?

Foto: REUTERS/PHIL NOBLE

Manchester City sedang dalam fase krisis, kalah tiga kali beruntun di tanah Inggris. Apakah The Citizens bisa bangkit secepatnya?

Dimulai pada babak ketiga Carabao Cup, Manchester City kalah 0-1 dari Newcastle United pada 28 September. Lanjut dua laga beruntun di Liga Inggris, City takluk 1-2 dari Wolves dan 0-1 dari Arsenal.

Dilansir dari 90min, Manchester City layak disebut dalam fase krisis. Sudah terlempar dari Carabao Cup, City juga pincang di Liga Inggris.

Di laga kontra Arsenal, City benar-benar tak berdaya. Pasukannya Pep Guardiola cuma lepas satu tembakan ke gawang selama 90 menit!

Hilangnya Kevin De Bruyne dan Rodri di lini tengah tampak begitu terasa buat Manchester City. De Bruyne alami cedera panjang berupa hamstring dan akan absen sampai akhir tahun.

Rodri kena hukuman kartu merah dan harus absen di tiga laga. Dua laga tanpa Rodri kontra Wolves dan Arsenal berakhir kekalahan, selanjutnya Rodri masih harus absen di laga kontra Brighton pada 21 Oktober selepas jeda internasional.

Para pemain baru seperti Kovacic dan Nunes masih butuh waktu untuk nyetel. Julian Alvarez sempat tampil oke untuk gantikan posisi De Bruyne, tapi sepertinya cukup kesulitan ketika dikepung para pemain Arsenal pada akhir pekan kemarin.

Erling Haaland sedang puasa gol di dua laga Liga Inggris. Pun di Liga Champions, Haaland belum cetak gol dari lima laga terakhirnya.

Manchester City memang masih berada di papan atas Liga Inggris, sementara di peringkat ketiga Klasemen Liga Inggris dengan 18 poin dari delapan laga.

City cuma berjarak dua poin dari Arsenal dan Tottenham di atasnya. Namun, City turut dibayangi Liverpool, Aston Villa, dan Brighton di bawahnya dengan jarak tidak lebih dari selisih dua poin.

Mampukah Pep Guardiola menemukan ramuan baru agar timnya cepat bangkit?











 


















Artikel ini telah tayang di sport.detik.com dengan judul "Manchester City Krisis?"