Hagia Sophia

31 October 2023

UEA Akan Bangun Rumah Sakit Jantung di Solo

Foto ilustrasi: Jesse Orrico/Unsplash

Pemerintah Republik Indonesia dan Uni Emirat Arab (EUA) bekerja sama membangun Rumah Sakit Kardiologi Emirat-Indonesia di Solo Techno Park, Surakarta, Jawa Tengah. Ini menjadi salah satu bentuk transformasi kesehatan di Indonesia.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan ini dilakukan melihat kurangnya fasilitas kesehatan yang melayani perawatan kardiovaskular dengan cathlab. Menurutnya, jumlahnya saat ini masih sangat kecil.

"Indonesia memiliki 514 Kabupaten/kota, dan sekitar 1 tahun lalu kami menyadari bahwa hanya 44 kota dari 514 kota tersebut yang memiliki cathlab," kata Menkes dalam siaran pers, yang dikutip pada Senin (30/10/2023).

"Artinya jika ada orang Indonesia terkena serangan jantung dan stroke hanya ada 44 kota (10 persen) yang mempunyai rumah sakit dengan pelayanan cathlab," lanjutnya.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Cooperation Agreement untuk memfasilitasi pembangunan 'Emirates-Indonesia Cardiology Hospital' oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Negara UEA. Dengan begitu, pembangunan rumah sakit bisa segera dimulai.

Cooperation Agreement itu berisi komitmen pemerintah EUA untuk mendukung pembangunan rumah sakit khusus kardiologi di Solo. Menurut Menkes, pembangunan rumah sakit ini diharapkan bisa memberikan akses layanan kesehatan kardiovaskular di Indonesia dengan menggunakan cathlab pada masyarakat.

Artinya, jika rumah sakit sudah bisa beroperasi, itu tentu bisa merawat pasien serangan jantung dan stroke di Kota Solo dan sekitarnya. Dan harapannya, di tahun 2028 mendatang, seluruh kabupaten dan kota dapat menggunakan cathlab ke pasien.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "UEA Danai Pembangunan RS Jantung 'Emirates-Indonesia Cardiology Hospital' di Solo"